Hujan Deras Tanpa Henti, Yogyakarta Banjir dan Talud Longsor

access_time | label Berita

Hujan deras yang terjadi sejak pagi hingga siang mengakibatkan sejumlah tempat di wilayah Yogyakarta tergenang air. Sejumlah kendaraan terjebak macet akibat banjir. 
Selain itu aliran listrik di wilayah Kota Yogyakarta bagian selatan di Kecamatan Mergangsan, Umbulharjo, Kecamatan Sewon dan Banguntapan Bantul padam.
Berdasarkan pantauan detikcom, Sungai Manunggal atau Kali Mambu di wilayah Kecamatan Umbulharjo meluap. Namun belum menggenangi jalan. Air naik hingga mendekati batas talud pinggir sungai namun belum meluap ke jalan. Beberapa jalan yang tergenang air diantara Jalan Kemasan Kotagede, simpang empat Giwangan, kawasan Karangkajen.

 

Namun aliran air Kali Mambu yang melewati Jl Pramuka, Giwangan sempat meluap ke jalan sehingga mengakibatkan beberapa sepeda motor macet.Kondisi yang paling parah terjadi di Ringroad Selatan, Tamanan Banguntapan, Bantul, tepatnya di dekat pintu masuk kampus terpadu Universitas Ahmad Dahlan (UAD) tergenang hingga lebih dari 50 centimeter. 
Di tempat itu banyak sepeda motor yang macet. Jalur khusus sepeda motor tidak bisa dilalui lagi karena ketinggian mencapai 60 cm. Semua kendaraan akhirnya melintas di jalur cepat bersama mobil. Di pinggir jalan tersebut juga ada pohon tumbang namun sudah dibersihkan warga.
"Banjir di ringroad sudah terjadi sejak pukul 11.00 WIB dan belum surut sampai sekarang," kata Supriyadi warga Tamanan yang membantu mengatur dan mengarahkan pengendara di ringroad selatan.
Selain genangan air di dekat kampus UAD, genangan air hingga ketinggian 40 cm terjadi di simpang empat ringroad Wojo, Bangunharjo Sewon hingga jalan Imogiri Barat, Randubelang.

Arus kendaraan di Jl Imogiri Barat hingga simpang ringroad Wojo tersendat. Kendaraan roda empat mengular sepanjang 1,5 km. Demikian pula kendaraan di sekitar Jl Lowano, Nitikan Umbulharjo, Tamansiswa Mergangsan juga tersendat.
Selain banjir dan listrik padam, di wilayah Kecamatan Danurejan sekitar kampung Tukangan di aliran Sungai Code terdapat talud yang longsor. Dapur rumah warga rusak mengalami longsor masuk ke sungai namun tidak menimbulkan korban jiwa. Saat ini juga sudah ditangani BPBD Kota Yogyakarta dan BPBD DIY Beberapa relawan juga terus memantau ketinggian air di Sungai Code dan Winongo yang membelah Kota Yogyakarta. 

  

Tags

Penulis

agungG

Komentar