Cara Mengeluarkan Duri atau Serpihan Kayu dari Balik Kulit Kita

access_time | label Tips & Trik

Kulit atau daging di badan kita terkadang secara tidak sengaja terkena duri atau serpihan kayu maupun benda-benda kecil tajam lainnya, dan terkadang pula masuk kedalamnya.

Tentu saja hal ini akan membuat kita terganggu, minimal sedikit agak sakit atau nyeri, atau setidaknya perasaan tidak nyaman.

Seolah mau ngapain saja tidak jenak, mau makan perasaan srasaterganggu, mau belajar maupun bekerja juga konsentrasi pikiran kurang maksimal karena gangguan hal ini juga.

Kalau dalam istilah jawa, hal kemasukan duri di kulit atau daging itu sering disebut dengan istilah “kesusuben” atau “tlusuben”.  

Memang sih, hal ini kelihatannya sangat sepele dan bukan hal besar, namun kejadiannya itu lho yang membawa efek ketidak nyamanan selanjutnya.

Kalau hal ini mau dibawa ke dokter, koq rasa-rasanya gimana gitu lho yo ?!

Rasanya hal sepele seperti “sesuatu” remeh-temeh beginian koq musti harus lari ke dokter.

Tapi bukan masalah itunya lah, yang terpenting bagaimana solusinya agar semua kembali nyaman-nyaman dan baik-baik saja kembali.

Ada beberapa kebiasaan, atau cara-cara sederhana yang sering digunakan oleh leluhur kita di jaman dulu untuk mengatasi hal-hal seperti itu.

Berikut beberapa cara alami yang diwariskan leluhur kita, ketika duri atau serpihan kayu kecil menlusubi  kulit atau daging di badan kita.

  • Cara pertama, dengan merendam kulit atau daging yang tlusuben ke dalam rendaman air garam hangat selama 10 menit, insya alloh durinya akan keluar sendiri. Jika cara ini belum berhasil, ada cara berikutnya…
    • Cara kedua, ambil bawang putih, tumbuk atau digepreq, bersihkan lokasi kulit yang terkena duri, lantas bubuhkan bawang putih yang sudah dilumatkan pada tempat tlusubenitu. Kemudian balut dengan plester atau perban, biarkan satu atau dua hari, setelah itu dibuka. Jika duri sudah “modod” atau nongol, silahkan diambil dan dibuang.
    • Cara ketiga, ambil daun pepaya atau buah pepaya segar, dan yang bisa mengeluarkan getahnya. Bersihkan lokasi kulit yang terkena duri, tetesi dengan getahnya pepeya, tutup dengan plester atau perban dan biarkan seharian atau semalaman. Insya alloh duri tersebut akan segera muncul ke permukaan, dan tinggal menariknya untuk dibuang.

    Tiga cara ini bisa dipilih, mana yang paling mudah dilakukan.

    Penulis

    Rizky Mahendra Giri Kuncoro

    Komentar