4 Manfaat Ginseng Korea

access_time | label Lainnya

Ginseng korea merupakan salah satu rempah yang cukup populer. Tak hanya untuk penyedap makanan, ginseng ini juga dikenal sebagai obat. Anda dapat dengan mudah menemukan suplemen, teh, atau ekstrak ginseng korea di pasaran. Namun, tahukah Anda apa saja manfaat ginseng korea bagi kesehatan tubuh? Simak ulasannya berikut ini.

Manfaat ginseng korea bagi kesehatan tubuh

Ginseng adalah tanaman yang dimanfaatkan bagian akarnya. Tanaman ini memiliki banyak nama, mulai dari ginseng panax, ginseng Asia, atau ginseng gunung.

Ada dua jenis ginseng korea yang sering digunakan, yaitu ginseng korea putih dan ginseng korea merah.

Tanaman ini tumbuh subur di tempat yang lembap. Tingginya dapat mencapai 60 cm dan dilengkapi daun hijau yang berwarna gelap.

Jika diperhatikan, bentuk ginseng nampak seperti akar lainnya yang berkerut. Bila dimakan, Anda akan merasakan rasa manis di awal dan pahit setelahnya.

Ginseng korea sangat dikenal dalam pengobatan tradisional Tionghoa sejak ribuan tahun lalu karena dipercaya memiliki banyak manfaat. Untuk membuktikannya, banyak studi yang telah dilakukan untuk menguji efeknya pada kesehatan.

Berikut beberapa manfaat ginseng korea yang dilansir dari laman American Academy of Physician.

1. Berpotensi meningkatkan fungsi kognitif

Dalam sebuah penelitian kecil, sebanyak 30 orang peserta yang masih muda diberi 200 mg ekstrak ginseng setiap hari selama 8 minggu.

Hasilnya menunjukkan manfaat adanya peningkatan psikomotorik, seperti konsentrasi lebih baik, kemampuan berpikir dan mendengar, dan kesehatan mental menjadi lebih baik setelah mengonsumsi ekstrak ginseng korea.

Sayangnya, efek tersebut hadir hanya sampai minggu keempat dan perlahan hilang di minggu kedelapan.

2. Berpotensi meningkatkan sistem imun

Selain fungsi kognitif, studi lain menunjukkan manfaat ginseng korea pada sistem imun (sistem kekebalan tubuh). Sebanyak 227 peserta sehat diberikan 100 gr ekstrak ginseng setiap hari selama 12 minggu.

Pasien yang minum ekstrak ginseng dengan rutin lebih jarang terkena pilek dan influenza. Tingkat antibodi dan aktivitas sel pembunuh patogen alami dalam tubuh juga diketahui lebih tinggi.

Studi selanjutnya juga menemukan adanya potensi ginseng korea pada pemulihan pasien dengan bronkitis. Sebanyak 75 pasien dengan bronkitis dirawat dengan antibiotik sekaligus ditambah dengan ekstrak ginseng, lebih cepat membersihkan bakteri penyebab bronkitis.

3. Berdampak positif pada pasien diabetes

Penelitian lain memfokuskan manfaat ginseng korea pada pasien diabetes. Sebanyak 36 pasien diberi ekstrak ginseng dengan dosis 100-200 mg per hari selama 8 minggu. Hasilnya menunjukkan adanya perbaikan kadar glukosa darah puasa, perbaikan mood (suasana hati) dan kinerja fisik.

4. Berpotensi meningkatkan vitalitas pria

Dikutip dari laman Mayo Clinic, suplemen ginseng korea merah ternyata memiliki membawa manfaat positif pada pria yang mengalami masalah disfungsi efeksi sehingga dijadikan sebagai pengobatan herbal alternatif.

Bahan aktif dan antioksidan yang ada pada ginseng korea dapat meningkatkan fungsi seksual pria yang bermasalah dengan ereksi. Kemungkinan besar, ekstrak ginseng aman untuk digunakan dalam jangka pendek.

Perhatikan hal ini jika ingin mendapatkan manfaatnya

Anda bisa mendapatkan manfaat ginseng korea dengan banyak cara. Anda bisa mencampurkan ginseng pada makanan atau minuman. Bisa juga dengan mengonsumsi ekstrak ginseng dalam bentuk suplemen.

Namun, sebelum menggunakannya, ada baiknya jika Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter. Dokter akan mempertimbangkan Anda membutuhkan suplemen ini atau tidak. Selain itu, pilih produk yang sudah mengantongi izin dari Badan POM dan SNI.

Ekstrak ginseng korea umumnya dapat ditoleransi dengan baik dan efek sampingnya cukup ringan. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi meliputi mual, diare, sakit kepala, dan insomnia. Ekstrak rempah ini dapat berinteraksi dengan kafein sehingga meningkatkan tekanan darah.

Untuk mendapatkan manfaat, dosis ekstrak ginseng korea yang direkomendasikan adalah 200 mg per hari. Sementara untuk akar kering, dosisnya sebesar 0,5 hingga 2 gram per hari dalam jangka pendek.

Tags

Penulis

Anggidwiseptiani

Komentar