AGRIOUTRO Raih Juara 1 dan Best Poster LKTI Nasional 5th Agrifasco

access_time | label Berita

Tiga mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB) telah mengembangkan konsep pesawat udara tanpa awak dengan sensor kamera wireless yang diintegrasikan dengan sensor Gyrosscope melalui perangkat android.

Pesawat tanpa awak ini digunakan sebagai usaha pemantauan hama pada komoditas kedelai secara real time, efisien, serta tidak merusak tanaman saat proses pemantauan.

Tim yang diketuai oleh Fibrianti Shinta Dewi (Agroekoteknologi 2018) dengan anggota Dhea Nasekha Oktaviola (Sosial Ekonomi 2017), dan Aditya Aji Novtara (BP 2018) berhasil memperoleh Juara 1 dan Poster Favorit dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional setelah melalui tahap seleksi abstrak, fullpaper, dan grand final 10 besar dengan Finalis berasal dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Hasanuddin.

Dalam kesempatan tersebut mereka membuat projek penelitian yang menggabungkan konsep pesawat udara tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dengan Virtual Reality (VR) yang saat ini sedang trend di perangkat android.

Pengembangan inovasi teknologi ini didasarkan pada produksi Komoditas Kedelai Indonesia yang cenderung rendah dan belum mampu memenuhi kebutuhan konsumen nasional sehingga Indonesia harus melakukan impor kedelai yang cukup besar setiap tahunnya.

 AGRIOUTRO dikonsep untuk memantau hama pada kedelai sehingga dapat diketahui intensitas serangan terhadap kedelai pada suatu lahan.

Dengan adanya pengembangan pesawat tanpa awak ini maka petani dapat melakukan pemantauan serangan hama lebih cepat dan tepat sebagai upaya pengambilan keputusan dalam pengendalian hama pada kedelai serta dapat membantu meningkatkan produktivitas kedelai di Indonesia.

Ajang 2020 5th Agriculture Farming System Competition (AGRIFASCO) merupakan kompetisi ilmial tingkat nasional yang diadakan oleh Rekayasa Pertanian SITH Institut Teknologi Bandung.

Kompetisi di tahun ke-lima ini mengangkat tema "Agriculture 4.0 : A Major Breakthrough or A Fall Through?" yang bertujuan untuk mempertemukan inovator-inovator muda berprestasi melalui penemuan-penemuan hebat dalam menunjang persaingan di kancah nasional.

Tim dari FP di bawah bimbingan Mochammad Roviq, SP,  diharapkan mampu mengatasi permasalahan rendahnya produktivitas kedelai nasional serta mendukung adanya revolusi industri 4.0 di bidang pertanian.(zma/Humas UB) 



Sumber : https://prasetya.ub.ac.id/berita/AGRIOUTRO-Raih-Juara-1-dan-Best-Poster-LKTI-Nasional-5th-Agrifasco-23880-id.html

Tags

Penulis

Berita Kampus
Namaku Tom, saya akan memberikan informasi/ berita seputar kampus yang ada di Indonesia

Artikel Terkait

Komentar