Jangan Salah, Kebiasaan 'Alay' Ini Bisa Jadi Kunci Kesuksesanmu

access_time | label Berita

1. Sering kali kamu yang suka bikin Instastory dianggap alay. Padahal kalau ditekuni, siapa tahu itu awal dari bakatmu di dunia perfilman

 “Begitu doang distory-in. Baru pertama kali ke pantai ya Mbak?”

Mungkin begitu kata-katamu saat menyinyiri instastory orang lain. Hayo ngaku! Tapi sering update instastory bukannya tanpa potensi.  Itu bisa jadi satu modal yang bisa kamu kembangkan. Kamu cukup belajar lebih peka aja soal hal-hal apa yang baiknya kamu bikin story. Siapa tahu lho dari hobi bikin story lama-lama kamu jadi handal bikin vlog, dan ujung-ujungnya kamu bisa meraih mimpi di dunia perfilman! Tapi ingat, kamu bukan Dian Sastro yang meski instastory-nya sampai titik-titik tapi tetap disayang netizen. Jadi tetap batasi jumlah instastorymu ya! Hehe

 

2. Kesukaanmu dandan juga kerap dibilang ganjen. Girls, Make-up artist ternama juga sering kali bermula dari hobi!

“Dikit-dikit touch up, bedak luntur kena keringat langsung panik, rambut pun diganti-ganti warnanya.”

 Biasanya orang akan dengan mudah menyebutmu menor, ganjen, dan bahkan dianggap kegatelan. Padahal zaman sekarang ini siapa sih yang nggak peduli soal dandanan? Banyak loh orang-orang yang rela bayar mahal untuk menggunakan jasa MUA. Orang yang jago dandan itu peka dengan segala kekurangan dan kelebihan pada diri sendiri. Berbekal kepekaan itu kamu tahu pasti kapan harus berdanan sedikit menor atau tampil natural tapi flawless maksimal.

Kamu juga paham betul bagaimana memilih produk kecantikan yang sesuai. Seperti skincare Sariayu Putih Langsat yang berbahan natural dan aman, yang memang diciptakan khusus untuk kulit orang Indonesia. Ilmu itu mahal harganya. Kamu yang punya hobi dandan harusnya bangga. Bermula dari hobi itu, kamu bisa mengembangkan diri dan menjadi seorang MUA profesional.

 

3. Bikin caption puisi di Instagram dianggap sok galau. Kalau kamu tetep menekuni itu, siapa tahu kamu adalah the next Chairil Anwar atau Aan Mansyur!

Tiap kali kamu berusaha untuk meluapkan bakat menulismu, komentar-komentar yang isinya ‘sok galau’ dan sejenisnya itu selalu saja muncul. Eh ujung-ujungnya malah dikatain ababil, alias kayak abg labil. Hasilnya, kamu jadi males untuk melanjutkan hobimu itu. Padahal kalau kamu malah memilih untuk mengasahnya, siapa tahu hobimu itu adalah jalan kesuksesanmu.

Kamu pasti tahu Aan Mansyur, pria di balik puisi-puisinya Rangga, di AADC 2 kan? Kalau kamu penggemarnya, pasti kamu tahu dulu Aan Mansyur sering berbagi syair galau menyayat hati di akun twitternya. Banyak kok sastrawan yang bermula dari hobi doang. Jadi nggak perlu mendengarkan kata orang, asah bakatmu, dan siapa tahu kamu bisa jadi the next Rangga…eh Aan Mansyur maksudnya.

 

4. Hobimu motret makanan juga dianggap lebay ‘kan sama orang-orang. Kalau mereka tahu potensi uang yang bisa didatangkan, mereka yang bakal iri kok

 “Alay banget sih? Mau makan saja pakai diifoto-foto segala!”

Di era sosial media ini siapa sih yang nggak hobi foto-foto? Dengan adanya Insagram dan aplikasi-aplikasi lainnya, foto hasil jepretanmu bisa kamu unggah dan bikin galeri virtualmu sendiri di sana. Nah galeri Instagram milikmu itu bisa jadi portofoliomu untuk mendapat pekerjaan lho. Zaman sekarang banyak perusahaan yang menarik karyawannya dengan cara melihat akun sosmed calon karyawan terlebih dulu. Lagipula, memotret makanan itu termasuk skill keren. Ada teknik khusus yang bisa dipelajari supaya makanan biasa terlihat begitu wow. Kalau diseriusi, bisa saja kamu menjadi fotografer makanan dengan bayaran mahal.

 

5. Meski belum begitu tenar di Indonesia, namun atlet e-gaming punya gaji gede loh. Nah kamu yang hobi main game bisa tuh kayak mereka

 “Tiap hari kerjannya nge-game melulu, mau jadi apa kamu?”

Kamu yang hobi main game pasti sering banget dapet omelan dari orang-orang. Tenang… Mereka belum tahu aja. Zaman sekarang bermain game sudah masuk sebagai salah satu olahraga profesional dunia. Lihat saja DOTA 2. Turnamennya gede gila ‘kan. Kompetisinya pun ada yang berskala nasional sampai internasional. Hadiahnya jangan ditanya lagi. Bahkan ada lho orang yang menjadikan nge-game online sebagai profesinya. Itu bukti bahwa bermain gim sekarang bukanlah hal yang bisa diremehkan.

 

6. Kamu yang doyan nyanyi di Smule juga sering dianggap konyol dan kepedean. Padahal siapa tahu ada produsen yang ngelirik kamu dari situ

Pernah dapat komentar “Suara lo bagus sih, tapi lebih bagus lagi kalau lo diem aja”? Apa karena itu kamu berhenti posting nyanyian di Smule dan pilih menyanyi di kamar mandi saja? Duh, kamu harus ingat! Justin Bieber nggak akan pernah jadi Justin Bieber sekarang kalau dia nggak berani posting nyanyiannya di Youtube. Kalau kamu memang hobi nyanyi dan merasa suaramu cukup bagus, maka tak perlu pusingkan komentar orang.

Selain terus belajar teknik menyanyi yang baik, coba deh ikut-ikut kompetisi menyanyi seperti Brightspitation dari Sariayu Putih Langsat yang mengajakmu untuk ikut kompetisi cover jingle song. Caranya pun mudah dan seru. Pertama, pelajari jingle Sariayu Putih Langsat di sini. Lalu buat cover song-nya versimu. Mau sambil main gitar sendiri? Boleh, pokoknya unik dan kreatif!

Selanjutnya kamu tinggal mengunggahnya ke media sosial (Twitter dan Instagram) dengan hashtag #JinglePutihLangsat #gapaicerahmomenmu #brightspiration. Jangan lupa mention juga Instagram @sariayu_MT dan instagram @vemaledotcom. Selengkapnya kamu bisa cek di #GapaiCerahMomenmu. Masih malas mau coba? Ingat, ini kesempatanmu untuk membuktikan bahwa kamu mampu!

Biar saja orang berkata apa. Karena apakah hobi kekinianmu itu hanya sekadar mengikuti trend atau memang bisa jadi jalan menemukan the true you, ya cuma kamu sendiri yang bisa menjawabnya. Terkadang kita hanya butuh satu skill untuk bisa sukses dan terus maju: mengabaikan omongan orang dan terus percaya pada dirimu sendiri.

Tags

Penulis

Anggun Prastiwi
SMK NEGERI 2 KARANGANYAR

Artikel Terkait

Komentar