Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Aktivitas Komunikasi etnis Tionghoa Dalam Perayaan Tahun Baru Imlek Di Kota Bandung (Studi Deskriptif Mengenai Aktivitas Komunikasi Etnis Tionghoa Dalam Perayaan Tahun Baru Imlek Di Kota Bandung)
Dionisa Suhartono NIM. (2016) | Skripsi | Ilmu Komunikasi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Aktivitas Komunikasi pada Perayaan Tahun Baru Imlek Di Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui situasi komunikatif, peristiwa komunikatif dan tindakan komunikatif pada Perayaan Tahun Baru Imlek Di Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan informan yang berjumlah empat orang. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi pustaka, dokumentasi dan internet searching. Uji keabsahan data dengan menggunakan ketekunan pengamatan, kecukupan referensi, pengecekan anggota dan triangulasi. Adapun teknis analisa data yang digunakan deskripsi, analisis, dan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa situasi komunikatif pada Perayaan Tahun Baru Imlek terdapat dua tahapan yaitu tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan. Peristiwa komunikatif dalam Perayaan Tahun Baru Imlek yaitu perayaan dalam bentuk ritual yang dilaksanakan satu tahun satu kali yang sudah menjadi tradisi budaya oleh masyarakat Etnis Tionghoa di kota Bandung dengan tujuan untuk melestarikan tradisi yang telah diwariskan oleh nenek moyang,bentuk dari doa dan pengharapan atas tahun yang baru, dan untuk melestarikan kebudayaan Etnis Tionghoa. Tindakan komunikatif dalam Perayaan Tahun Baru Imlek yaitu membuat Kuplet, Gerakan soja, memberikan Angpao,renri, Barongsai. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Aktivitas Komunikasi pada Perayaan Tahun Baru Imlek merupakan suatu adat istiadat yang termasuk kedalam hari raya Etnis Tionghoa yang dilaksanakan satu kali dalam satu tahun, dan setiap rangkaiannya mempunyai aktivitas yang khas. Makna dari Imlek itu sendiri merupakan untuk mempertahankan tradisi yang telah diwariskan oleh nenek moyang , bentuk dari doa dan pengharapan atas tahun yang baru, dan untuk melestarikan kebudayaan Etnis Tionghoa. Akhirnya saran peneliti dalam penelitian ini yaitu untuk Etnis Tionghoa Di Kota Bandung, Agar terus mempertahankan keaslian dan melestarikan perayaan Imlek sebagai kebudayaan Etnis Tionghoa di Kota Bandung.
Ringkasan Alternatif
This study were aims to determine the activity of Communication Chinese ethnic of lunar new year celebrations at Bandung city. The purpose of this study was to determine the communicative situation, communicative events and communicative action on chinese ethnic of lunar new year celebrations at Bandung city. This study were used a qualitative research approach with an descriptive study approach to communication with the informant, amounting to four people. Data were obtained through interviews, observation, literature, documentation and Internet searching. Validity test technical of data with increasing observation, reference, member checking and triangulation. As for the technical analysis of the data used description, analysis, and interpretation. These results indicate that communicative situation in the lunar new year celebrations wich have 2 steps, it was before Lunar New Year step and The Lunar New Year Step. Communicative events in which in Chinese ethnic of lunar new year celebrations at Bandung city in the form of a special ritual held was once a year that has become a cultural tradition of the Chinese ethnic at Bandung City with the purpose to maintain the tradition which was inheritable by the ancestors, Form of pray and hope on the new year, and to preserve the culture of Chinese Ethnic. Communicative action in the Lunar new year celebrations there was make a Kuplet,The SojaÃâs Symbol, give Angpao,Renri, And Barongsai. The conclusion from this study that the activity of Communication at the Lunar new year celebrations is a traditional practices are included in the feast of the Chinese ethnic were held once in a year, and each circuit has a typical activity. Meaning of Lunar new year Celebration itself is a ritual to preserve the tradition which has inheritable from the ancestors, form on pray and hope of new year, and to preserve Chinese Ethnic traditions. At last the suggestion from researcher in this research are to Chinese Ethnic in Bandung City, that they have to maintain the authenticity and to conserve the Lunar New Year Celebrations as the culture of Chinese Ethnic at Bandung city.