Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisa Keamanan Pondasi Tiang Pancang Pada Variasi Kedalaman Yang Berbeda Dengan Rencana Pada Jembatan Overpass 4 Pangkalan Jalan Tol Soreang-Pasir Koja
Ahmad Hilyatul Lubi (2017) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Pada proyek pembangunan jalan tol Soreang-Psir koja terdapat satu jembatan yang tidak sesuai dengan perencanaannya, ketidaksesuaian ini terletak pada pondasi jembatan dimana terjadi perbedaan kedalaman pondasi antara perencanaan dengan aktual. Jembatan yang tidak sesuai dengan perencanaannya yaitu jembatan Overpass 4 Pangkalan yang berada di STA 0+969.190 sampai dengan STA 1+030.810. Jembatan ini direncanakan menggunakan pondasi tiang pancang berdiameter 50 cm dengan kedalaman 48 m. Pada saat pelaksanaannya, pondasi tiang hanya tertanam sampai kedalaman 20,5-22 m. Hal ini menyebabkan kedalaman rencana dengan kedalaman aktual pondasi tiang pancang mengalami perbedaan yang sangat signifikan. Berdasarkan permasalahan tersebut maka dilakukan analisa terhadap daya dukung ijin tiang tunggal (Qu) pada pondasi rencana dan aktual, daya dukung grup tiang (Qug) pada pondasi rencana dan aktual, distribusi gaya, settlement serta displacement pondasi aktual Dari hasil analisa pada kedalaman pondasi aktual didapatkan daya dukung yang kurang dari daya dukung pondasi rencana dan settlement yang terjadi lebih dari yang diijinkan (>1inci) tetapi displacement yang terjadi kurang dari 1 inci sehingga pondasi tersebut tidak dapat menahan beban (tidak aman) dan perlu adanya perkuatan. Kata kunci: jembatan, pondasi tiang pancang, daya dukung, settlement, displacement.
Ringkasan Alternatif
In the Soreang-Pasirkoja toll road construction project there is one bridge that is not in accordance with the planning, this mismatch lies in the foundation of the bridge where there is a difference in the depth of the foundation between planning and actual. The bridge which is not in accordance with the plan is the Overpass 4 Pangkalan Bridge located at STA 0 + 969.190 up to STA 1 + 030.810. The bridge is planned to use a 50 cm diameter pile foundation with a depth of 48 m. At the time of implementation, the pile foundation is only embedded to a depth of 20.5-22 m. This led to the depth of the plan with the actual depth of the pile foundation experiencing a very significant difference. Based on these problems, an analysis of the bearing capacity of single pile (Qu) on the actual and planned foundations, the bearing capacity of the pile group (Qug) on the actual and actual plan, style distribution, settlement and displacement of the actual foundation From the analysis of the actual foundation depth, the bearing capacity is less than the bearing capacity of the plan foundation and the settlement occurs more than allowable (> 1inci) but the displacement occurs less than 1 inch so that the foundation can not withstand the load (unsafe) and need Reinforcement. Keywords: bridge, pile foundation, bearing capacity, settlement, displacement.
Sumber