Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ANALISA PERBANDINGAN KONEKSITAS BLUETOOTH DENGAN WI-FI METODA HALF DUPLEX DALAM MODEL AD-HOC.
RUBBY SETIAWAN (2005) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Wireless local area netwoek (WLAN) adalah sistem komunikasi data pada suatu local area network (LAN) yang menggunakan sinyal radio atau infrared sebagai media fisiknya. WLAN mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan wired-LAN, misalnya dalam hal mobilitas, kecepatan dan kemudahan instalasi, lebih ekonomis, serta lebih fleksibel. Mengingat daya tarik WLAN, maka dipandang perlu untuk membuat analisa koneksi sistem tersebut yang dititikberatkan pada aspek implementasi. Dalam hal ini, akan dilakukan analisa koneksitas jaringan WLAN menggunakan media bluetooth dan Wi-Fi yang meliputi parameter handshaking, transfer maximum rate, dan transfer average rate beserta faktor hambatannya. Penelitian ini bersifat eksperimental komparatif menggunakan metode half duplex, antara lain pengujian, pengukuran, nilai yang dihasilkan menggunakan faktor hambatan, implementasi dan perbandingan hasil antara kedua media komunikasi.
Ringkasan Alternatif
Wireless local area netwoek (WLAN) adalah sistem komunikasi data pada suatu local area network (LAN) yang menggunakan sinyal radio atau infrared sebagai media fisiknya. WLAN mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan wired-LAN, misalnya dalam hal mobilitas, kecepatan dan kemudahan instalasi, lebih ekonomis, serta lebih fleksibel. Mengingat daya tarik WLAN, maka dipandang perlu untuk membuat analisa koneksi sistem tersebut yang dititikberatkan pada aspek implementasi. Dalam hal ini, akan dilakukan analisa koneksitas jaringan WLAN menggunakan media bluetooth dan Wi-Fi yang meliputi parameter handshaking, transfer maximum rate, dan transfer average rate beserta faktor hambatannya. Penelitian ini bersifat eksperimental komparatif menggunakan metode half duplex, antara lain pengujian, pengukuran, nilai yang dihasilkan menggunakan faktor hambatan, implementasi dan perbandingan hasil antara kedua media komunikasi.