Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ANALISIS AMANAT MORAL INTERAKSI ANTAR TOKOH
DALAM NOVEL SHIOSAI
KARYA YUKIO MISHIMA
(Melalui Pendekatan Psikologi Sosial)
GITA MEGAWATI (2006) | Skripsi | Sastra Jepang , Sastra Jepang , Sastra Jepang
Bagikan
Ringkasan
Dalam karya sastra, melalui medium bahasa lisan maupun tulisan,
keseluruhan perilaku sosial dapat dirasakan adanya. Karya sastra dihasilkan
melalui imajinasi dan kreativitas yang ditujukan untuk menyampaikan suatu
pesan kepada orang lain akan suatu hal melalui amanat yang tersirat dalam
karya sastra tersebut.
Sebagai manusia yang mempunyai naluri selalu merasa tidak puas akan
kebutuhannya, manusia akan bersikap cenderung melakukan berbagai hal
demi untuk memenuhi keinginannya. Dan terkadang cenderung kurang
mempertimbangkan baik dan buruknya sikap yang ia lakukan untuk
memenuhi keinginannya. Melalui sastra pula kita dapat mengambil amanat
moral serta hikmah yang terkandung didalamnya, karena dalam dunia sastra
sebuah peristiwa nyata dapat diuraikan sebagai pandangan yang umum
berdasarkan pengalaman kita sendiri akan kenyataan.
Penulis memilih novel Shiosai karya Yukio Mishima, karena setelah
membaca novel ini didalamnya terdapat bentuk interaksi tokoh yang cukup
beragam dan amanat moral yang berkaitan dengan realitas sekarang ini.
Hal tersebut mengundang penulis untuk meneliti tentang amanat moral
yang tercermin melalui tokoh dalam novel Shiosai.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Serta
menggunakan pendekatan secara psikologi sosial yang membahas tentang
hubungan antar individu dan tanggapan masyarakat terhadap individu. Teknik
penelitiannya adalah dengan menganalisa setiap kalimat dan
membandingkannya dengan teori yang ada sehingga diharapkan akan
menemukan amanat moral yang tersirat dalam novel tersebut.
Berdasarkan data yang telah diperoleh, dapat diketahui bahwa bentuk
interaksi yang dilakukan para tokoh yaitu berupa proses asosiatif dan proses
disosiatif. Dalam hal penyimpangan perilaku para tokoh, dapat diketahui
bahwa penyebab adanya penyimpangan perilaku antara lain karena adanya
sifat dari jiwa massa yang lebih mudah dipengaruhi oleh pihak lain, karena
adanya dorongan nafsu perasaan, karena pengaruh dari suatu media. Dan
setelah didapat faktor penyimpangan perilaku para tokoh, maka dapat
diketahui upaya penganggulangannya yaitu dengan peneguran secara lisan
maupun tulisan, untuk mengetahui perbuatan yang benar dan salah maka kita
harus meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan terhadap ajaran agama
serta kepercayaan yang dianut.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka amanat yang
terkandung dalam novel Shiosai yaitu sebagai manusia kita harus mensyukuri
anugerah dan rahmat-Nya dengan taat beribadah agar dapat mengendalikan
diri serta terhindar dari perbuatan yang menyimpang, tidak boleh melakukan
hal yang sewajarnya dilakukan jika sudah menikah karena melanggar norma
susila dan agama, harus lebih menghargai dan menghormati nilai moral wanita.
i
Ringkasan Alternatif
Dalam karya sastra, melalui medium bahasa lisan maupun tulisan,
keseluruhan perilaku sosial dapat dirasakan adanya. Karya sastra dihasilkan
melalui imajinasi dan kreativitas yang ditujukan untuk menyampaikan suatu
pesan kepada orang lain akan suatu hal melalui amanat yang tersirat dalam
karya sastra tersebut.
Sebagai manusia yang mempunyai naluri selalu merasa tidak puas akan
kebutuhannya, manusia akan bersikap cenderung melakukan berbagai hal
demi untuk memenuhi keinginannya. Dan terkadang cenderung kurang
mempertimbangkan baik dan buruknya sikap yang ia lakukan untuk
memenuhi keinginannya. Melalui sastra pula kita dapat mengambil amanat
moral serta hikmah yang terkandung didalamnya, karena dalam dunia sastra
sebuah peristiwa nyata dapat diuraikan sebagai pandangan yang umum
berdasarkan pengalaman kita sendiri akan kenyataan.
Penulis memilih novel Shiosai karya Yukio Mishima, karena setelah
membaca novel ini didalamnya terdapat bentuk interaksi tokoh yang cukup
beragam dan amanat moral yang berkaitan dengan realitas sekarang ini.
Hal tersebut mengundang penulis untuk meneliti tentang amanat moral
yang tercermin melalui tokoh dalam novel Shiosai.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis. Serta
menggunakan pendekatan secara psikologi sosial yang membahas tentang
hubungan antar individu dan tanggapan masyarakat terhadap individu. Teknik
penelitiannya adalah dengan menganalisa setiap kalimat dan
membandingkannya dengan teori yang ada sehingga diharapkan akan
menemukan amanat moral yang tersirat dalam novel tersebut.
Berdasarkan data yang telah diperoleh, dapat diketahui bahwa bentuk
interaksi yang dilakukan para tokoh yaitu berupa proses asosiatif dan proses
disosiatif. Dalam hal penyimpangan perilaku para tokoh, dapat diketahui
bahwa penyebab adanya penyimpangan perilaku antara lain karena adanya
sifat dari jiwa massa yang lebih mudah dipengaruhi oleh pihak lain, karena
adanya dorongan nafsu perasaan, karena pengaruh dari suatu media. Dan
setelah didapat faktor penyimpangan perilaku para tokoh, maka dapat
diketahui upaya penganggulangannya yaitu dengan peneguran secara lisan
maupun tulisan, untuk mengetahui perbuatan yang benar dan salah maka kita
harus meningkatkan rasa keimanan dan ketakwaan terhadap ajaran agama
serta kepercayaan yang dianut.
Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, maka amanat yang
terkandung dalam novel Shiosai yaitu sebagai manusia kita harus mensyukuri
anugerah dan rahmat-Nya dengan taat beribadah agar dapat mengendalikan
diri serta terhindar dari perbuatan yang menyimpang, tidak boleh melakukan
hal yang sewajarnya dilakukan jika sudah menikah karena melanggar norma
susila dan agama, harus lebih menghargai dan menghormati nilai moral wanita.
i