Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Break Even Point (Bep) Terhadap Perencanaan Laba Pada Pabrik Tahu "Bapak Syarifudin" Padalarang
Rani Retnowat (2018) | Tugas Akhir | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini bersifat studi kasus dan dilakukan pada salah satu pabrik tahu di kawasan Padalarang Kabupaten Bandung Barat yaitu Pabrik tahu Bapak Syarifudin. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan jumlah penjualan minimal yang harus dicapainya sehingga target laba yang direncanakan akan tercapai atau Break Even Point (BEP) dan jumlah keamanan penjualan atau Margin of Safety (MoS). Dalam pelaksanaannya penelitian ini disusun menggunakan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif, yaitu pencarian fakta di dalam perusahaan perseorangan pabrik tahu Bapak Syarifudin. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan data primer yaitu observasi dan wawancara kepada pihak manajemen. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rumus analisis Break Even Point (BEP) dan Margin of Safety (MoS). Dalam penelitian ini hasil yang diperoleh adalah berupa hasil budget laba-rugi, yang menjadi acuan dalam penentuan laba yang diharapkannya, perhitungan Break Even Point (BEP) secara total, maupun tiap produk, Break Even Point (BEP) pada laba yang diharapkannya dan perhitungan Margin of Safety (MoS) atau batas keamanan penjualan yang boleh turun. Hal baru yang diperoleh dengan adanya penelitian ini adalah didapatkan informasi bahwa biaya berbanding terbalik dengan pencapaian laba, maka dari itu pihak manajemen harus memperhatikan bila terjadi kenaikan atau penurunan biaya yang dalam hal ini adalah biaya bahan baku kedelai atau juga biaya variabel lainnya. Pihak manajemen dapat menekan biaya produksi tanpa mengurangi laba yang di budgetkan. Kata Kunci: Break Even Point (BEP), Margin of Safety (MoS), Perencanaan laba.
Ringkasan Alternatif
This research is a case study and conducted at one factory in the area of West Bandung regency Padalarang ie Factory know Mr. Syarifudin. This study aimed to obtain a minimum number of sales that must be achieved so that the planned profit target will be reached or Break Even Point (BEP) and the amount of security sales or Margin of Safety (MoS). In the execution of this study was compiled using quantitative descriptive analysis approach, namely the fact-finding within the individual companies know Mr. Syarifudin factory. Data obtained in this research is to use the primary data of observation and interviews to management. The analysis used in this study using the formula analysis Break Even Point (BEP) and Margin of Safety (MoS). In this study the results obtained is the form of the budget income, which is used in determining the expected earnings, the calculation of Break Even Point (BEP) in total, and each product, Break Even Point (BEP) on expected earnings and Margin of Safety(MoS) or limit the sale of a security that may be down. It recently obtained with this study was obtained information that the cost is inversely proportional to the achievement of profit, therefore the management should pay attention when there is an increase or decrease in costs which in this case is the cost of raw materials also soy or other variable costs. The management can reduce production costs without reducing profits in budget. Keywords: Break Even Point (BEP) , Margin of Safety (MoS) , Planning profit.
Sumber