Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ANALISIS DAN IMPLEMENTASI KONFIGURASI KERNEL 2.4.18 BERBASIS LINUX PADA JARINGAN TANPA HARDDISK (DISKLESS)
A.Fahrudin (2004) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Jaringan Diskless merupakan jaringan Client/Server, yaitu client di boot menggunakan disket yang sudah terpasang kernel. Setelah boot, ia akan mencari server yang memiliki boot protocol (BOOTP atau DHCP). Server yang menangkap permintaan tersebut akan melihat terlebih dahulu apakah komputer client tersebut merupakan salah satu komputer yang boleh masuk. Proses ini dilakukan dengan memeriksa database server apakah ada informasi unik komputer client sudah terdaftar, informasi tersebut adalah nomor hardware pada Ethernet card yang biasa disebut dengan MAC addres. Jika ya, server akan memberikan IP addres, Netmask, Gateway, hostname, dan informasi lainnya. Selanjutnya, komputer client melakukan pengenalan perangkat keras komputer client dan akses root filesystem dilanjutkan exsekusi inittab yang menetukan tingkat run level penggunaan.
Ringkasan Alternatif
Jaringan Diskless merupakan jaringan Client/Server, yaitu client di boot menggunakan disket yang sudah terpasang kernel. Setelah boot, ia akan mencari server yang memiliki boot protocol (BOOTP atau DHCP). Server yang menangkap permintaan tersebut akan melihat terlebih dahulu apakah komputer client tersebut merupakan salah satu komputer yang boleh masuk. Proses ini dilakukan dengan memeriksa database server apakah ada informasi unik komputer client sudah terdaftar, informasi tersebut adalah nomor hardware pada Ethernet card yang biasa disebut dengan MAC addres. Jika ya, server akan memberikan IP addres, Netmask, Gateway, hostname, dan informasi lainnya. Selanjutnya, komputer client melakukan pengenalan perangkat keras komputer client dan akses root filesystem dilanjutkan exsekusi inittab yang menetukan tingkat run level penggunaan.