Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Efektivitas dan Kontribusi Penerimaan Pajak Restoran Dalam Upaya Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) (Studi Kasus pada BPKD Kabupaten Bandung Barat)
Fajar Ramadan (2021) | Skripsi | Akuntansi , Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Untuk meningkatkan PAD, Pemda Kabupaten Bandung Barat melakukan berbagai upaya yang berfokus pada penerimaan sektor pajak, terutama dari pajak restoran yang mengalami peningkatan potensi dan penerimaan setiap tahunnya. Namun, terdapat beberapa permasalahan dan ada kategori pajak restoran yang tidak mencapai target. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerimaan pajak restoran dan kontribusinya terhadap PAD, apa saja masalah yang terjadi dalam pemungutannya dan bagaimana upaya mengatasinya. Metode penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan analisis efektivitas serta analisis kontribusi, dan deskriptif kualitatif dengan analisis data model interaktif Miles dan Huberman. Pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Data yang digunakan yaitu rekapitulasi SSPD, LRA dan data pendukung lainnya. Pengecekan keabsahan data meliputi uji credibility dan uji dependability. Hasil penelitian menunjukkan tingkat efektivitas total keseluruhan dan kategori restoran sangat efektif karena melebihi 100%, namun tingkat efektivitas untuk kategori lainnya masih kurang efektif karena berada dibawah 80%. Tingkat kontribusi pajak restoran terhadap PAD setiap tahunnya masih sangat kurang karena berada dibawah 6%. Faktor penghambat penerimaan pajak restoran meliputi faktor internal (kurangnya SDM) dan faktor eksternal (berasal dari wajib pajak). Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut meliputi pengoptimalan SDM, intensifikasi dan ekstensifikasi pajak restoran, pelaksanaan sosialisasi, penetapan sanksi, penagihan dengan melibatkan pihak ketiga dan checker, serta perjanjian khusus dengan wajib pajak tertentu.
Ringkasan Alternatif
To increase Locally Generated Revenue, the Regional Government of West Bandung Regency has made various efforts that focus on tax sector revenue, especially from restaurant tax which has increased its potential and revenue every year. However, there are several problems and there is some restaurant tax category that does not reach the target. The purpose of this research is to find out how the effectiveness of restaurant tax revenue and its contribution to Locally Generated Revenue, what are the problems that occur in the collection and how to overcome them. The research method used quantitative descriptive with effectiveness analysis and contribution analysis, and qualitative descriptive with interactive model data analysis by Miles and Huberman. Collecting data through interviews, documentation and observation. The data used are SSPD recapitulation, LRA and other supporting data. Checking the validity of the data using the credibility test and dependability test. The results showed that the overall effectiveness level and the restaurant category were very effective because they exceeded 100%, but the effectiveness level for other categories was still less effective because it was below 80%. The level of restaurant tax contribution to PAD each year is still very low because it is below 6%. Inhibiting factors for restaurant tax revenue include internal factors (lack of human resources) and external factors (derived from taxpayers). Efforts to overcome these problems include optimization of human resources, intensification and extensification of restaurant taxes, implementation of socialization, imposition of sanctions, billing involving third parties and checkers, as well as special agreements with certain taxpayers.