Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Efisiensi Kinerja Operasional Bank Dengan Menggunakan Rasio Biaya Operasional Terhadap Pendapatan Operasional Pada Bank Mandiri Syariah KCP Bandung
Dwi Tri Septiani (2013) | Tugas Akhir | -
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini dilakukan pada Bank Syariah Mandiri KCP Braga Bandung. Di era globalisasi seperti saat ini semua perusahaan termasuk dunia perbankan turut andil dalam pembangunan ekonomi bangsa. Pembangunan ekonomi di dunia perbankan tersebut salah satunya dengan menjamurnya bank yang menganut hukum islam atau lebih sering dikenal juga dengan Bank Syariah. Fenomena yang sering terjadi pada Bank Syariah khususnya Bank Syariah Mandiri KCP Braga Bandung selain kurang diminati nasabah dibandingkan dengan Bank Konvesionalnya adalah adanya kenaikan prosentase BOPO yang dikategorikan inefisiensi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengukuran prosentase BOPO dari tahun 2005-2012, perkembangan BOPO tersebut serta untuk mengetahui solusi/kendala yang dihadapi Bank Syariah Mandiri dalam rangka mempertahankan tingkat efisiensi BOPO BSM tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Dengan menggunakan analisis efisiensi kinerja operasional bank dapat diketahui bahwa tingkat prosentase BOPO di Bank Syariah Mandiri KCP Braga Bandung mengalami peningkatan pada beberapa tahunnya yang dikategorikan inefisiensi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosentase BOPO pada Bank Syariah Mandiri KCP Braga Bandung cenderung mengalami peningkatan prosentase BOPO, peningkatan prosentase BOPO pada tahun-tahun tertentu digolongkan inefisiensi.Tingkat prosentase BOPO mengalami peningkatan disebabkan oleh kurangnya strategi marketing sehingga dibutuhkan dana dari penyisihan kerugian di tahun lalu., serta keputusan pemerintah yang memberikan keleluasaan Bank Konvensional membuka Unit Usaha Syariah guna meningkatkan mutu perbankan berbasis syariah di Indonesia.
Ringkasan Alternatif
The research conducted at Sharia Mandiri Bank KCP Braga Bandung. In the current era of globalization, all of companies including the world of banking contribute to the economic development of the nation. The economic development in the world of banking with the proliferation of one bank who embrace sharia law or more known as Sharia Bank. The phenomena that often occurs at Sharia Bank especially Sharia Mandiri Bank KCP Braga Bandung less than desirable customer of bank compare to convensional bank is an increase in the percentage of BOPO inefficiency categorized.The purpose of this research is to investigate percentage measurement of BOPO from 2005 until 2012, the progress of BOPO to investigate the solution or constraints faced by Sharia Mandiri Bank in order to maintain the level efficiency of BOPO.The research method used is descriptive qualitative method. By using analysis efficiency performance bank operational can be known that percentage of BOPO at Sharia Mandiri Bank KCP Braga Bandung has increased in several years inefficiency categorized.Research results show that the percentage of BOPO at Sharia Mandiri Bank KCP Braga Bandung tends to have increased percentage of BOPO. The percentage level of BOPO has increased caused by less of marketing strategic so it takes funds from the allowance for losses in last year and the goverment decision to give more flexibility conventional bank to open Sharia Unit Business to improve the quality of sharia banking in Indonesia.
Sumber