Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fraud Pengadaan Barang dan Jasa Studi Kasus pada Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur
Zyah Syahira Mubarok (2022) | Skripsi | Akuntansi , Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Fraud merupakan tindakan yang sangat merugikan dan bahkan dapat berpengaruh bagi keberlangsungan perekonomian di suatu Negara. Pengadaan barang dan jasa menjadi sektor terbesar bagi kasus fraud di Indonesia terutama dalam kasus Fraud tindak pidana korupsi. Pengadaan barang dan jasa menjadi celah bagi para pelaku Fraud melakukan kecurangan. Kecurangan-kecurangan pada pengadaan barang dan jasa diawali dengan perencanaan dan penganggaran. Penelitian ini dilakukan terhadap faktor-faktor apa yang menyebabkan terjadinya fraud tindak pidana korupsi khususnya pada pengadaan barang dan jasa. Pendekatan yang dilakukan oleh peneliti pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif ini dilakukan dengan jenis penelitian deskriptif, dimana penelitian ini menggambarkan suatu fenomena dengan cara mendeskripsikan variable yang berkenaan dengan masalah yang diteliti Antara fenomena yang diuji. Objek penelitian pada penelitian ini adalah Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi fraud pada pengadaan barang/jasa. Dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan penyebaran quisioner kepada sumber data yang telah ditentukan. Teknik analisis data yang digunakan peneliti adalah reduksi data, display data, analisi data, dan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa Arogansi, Kesempatan, Kompetensi, dan Rasionalisasi tidak memengaruhi adanya fraud pada pengadaan barang/jasa di Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur. Sedangkan Tekanan memengaruhi terjadinya kesalaham atau human error pada pengadaan barang/jasa Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur.
Ringkasan Alternatif
Fraud is an action that is very determental and can even affect the sustainability of the economy in a country. Procurement of goods and services is the largest sector for fraud cases in Indonesia, especially in cases of fraud of corruption. Procurement of goods and services becomes an occasion for fraudsters to commit fraud. Fraud on the procurement of goods and services begins with planning and budgeting. This research was conducted on the factors that led to the occurrence of corruption, especially in the procurement of goods and services. The research are use with qualitative analysis. This qualitative analysis is carried out by descriptive, type of research, where this research describes a phenomenon by describing the variables with research problem under study. The object of research is the Regional Government of Cianjur Regency which aims to determine the factors that influence fraud in the procurement of goods/services. Data collection techniques are applied in the form of interviews to predetermined data sources. The data analysis techniques used by researchers were data reduction, data display, data analysis, conclusion, and verification. The results of the research conducted showed that Arrogance, Opportunity, Competence, and Rationalization did not affect the existence of fraud in the procurement of goods/services in the Regional Government of Cianjur Regency. Meanwhile, pressure affects the occurrence of errors or human errors in the procurement of goods/services for Regional Government of Cianjur Regency.