Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ANALISIS FINANSIAL DAN SENSITIVITAS AGRIBISNIS BUAH NAGA (Studi Kasus di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember)
S I L V I A (2014) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini berjudul; ÃâAnalisis Finansial dan Sensitivitas Agribisnis Buah Naga, Studi Kasus di Kecamatan Arjasa, Kabupaten JemberÃâ. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kelayakan usaha dan membandingkan tingkat keuntungan agribisnis buah naga secara finansial ditinjau dari skala usaha, untuk mengetahui sensitivitas agribisnis buah naga terhadap perubahan harga input dan output yang terjadi, serta untuk mengetahui kelayakan usaha agribisnis buah naga seandainya usaha dilanjutkan sampai umur ekonomis.
Penelitian ini merupakan studi kasus dengan lokasi di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan petani buah naga, yang berpedoman pada daftar pertanyaan yang telah disusun sebelumnya. Sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan instansi yang berkaitan dengan penelitian ini. Data primer dan data sekunder, selanjutnya dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data disajikan dalam bentuk tabel dan diberikan penjelasan secara deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Agribisnis buah naga skala besar dan skala menengah di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember layak untuk diusahakan ditinjau dari aspek finansial. Agribisnis buah naga skala besar menunjukkan nilai NPV yang positif (=Rp 102.482.902); Gross B/C > 1 (=1,94); Net B/C > 1 (=3,71); IRR > i (=60,18%) dengan PP 2 tahun 1 bulan. Sementara agribisnis buah naga skala menengah menunjukkan nilai NPV positif (=Rp 21.408.762); Gross B/C > 1 (=1,61); Net B/C > 1 (=2,30); IRR > i (=51,02%) dengan PP 2 tahun 2 bulan. Sebaliknya agribisnis buah naga skala kecil ditinjau dari aspek finansial tidak layak untuk diusahakan, karena nilai NPV negatif (=-Rp 145.063); Gross B/C 1 (=1,87); Net B/C > 1 (=3,85); IRR > i (=60,27%), sedangkan agribisnis buah naga skala menengah juga menunjukkan nilai NPV positif (=Rp 25.003.500); Gross B/C > 1 (=1,53); Net B/C > 1 (=2,41); IRR > i (=52,69%).
Ringkasan Alternatif
The study is titled : " Financial Analysis and Sensitivity Dragon Fruit Agribusiness , Case Study in District Arjasa , Jember " . The purpose of the study was to determine the feasibility and compare the level of dragon fruit agribusiness profit financially in terms of business scale , to determine the sensitivity of the dragon fruit agribusiness input and output price changes are occurring , and to determine the feasibility of dragon fruit agri business case was continued until the economic life of .
This research is a case study locations in the District Arjasa , Jember . The data used is primary data and secondary data . The primary data obtained through interviews with dragon fruit farmers , guided by a list of questions that had been developed previously . While the secondary data obtained from the literature and agencies associated with this study . Primary data and secondary data , then analyzed quantitatively and qualitatively . The results of the data analysis presented in tables and explanations given descriptively .
Based on the research results , it can be concluded that : ( 1 ) large -scale agribusiness dragon fruit and medium scale in District Arjasa , Jember deserves to be developed in terms of the financial aspect . Large -scale agribusiness dragon fruit shows a positive NPV ( = Rp 102.482.902 ) ; Gross B / C > 1 ( = 1.94 ) ; net B / C > 1 ( = 3.71 ) ; IRR > i ( = 60 , 18 % ) with PP 2 years 1 month . While the medium- scale agribusiness dragon fruit shows a positive NPV ( = Rp 21.408.762 ) ; Gross B / C > 1 ( = 1.61 ) ; net B / C > 1 ( = 2.30 ) ; IRR > i ( = 51 , 02 % ) with PP 2 years 2 months . Instead of small -scale agribusiness dragon fruit in terms of the financial aspect is not feasible to be developed , because the NPV is negative ( = - Rp 145.063 ) ; Gross B / C 1 ( = 1.87 ) ; net B / C > 1 ( = 3.85 ) ; IRR > i ( = 60 ,27 % ) , while the medium- scale agribusiness dragon fruit also showed a positive NPV ( = Rp 25.003.500 ) ; Gross B / C > 1 ( = 1.53 ) ; net B / C > 1 ( = 2.41 ) ; IRR > i ( = 52.69 % )