Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Firm Value pada Perusahaan yang Menerapkan Enterprise Risk Management (ERM)
Ahmad Zaky (2017) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Risiko merupakan hal yang tidak asing ditemui dalam aktifitas bisnis. Maka dari itu, pengelolaan risiko ini menjadi perhatian yang cukup serius dalam perusahaan. Untuk mengantisipasi dampak risiko terhadap perusahaan serta dalam rangka menciptakan Firm Value (nilai perusahaan), Enterprise Risk Management (ERM) telah diciptakan. ERM bukan hanya ditujukan untuk penciptaan nilai perusahaan semata, ERM diyakini dapat mengelola risiko-risiko yang dihadapi perusahaan dengan lebih baik dan terintegasi pada seluruh organisasi bisnis. Namun pada tahun 2008, krisis finansial di Amerika Serikat menjadi pertimbangan dampak dari penerapan ERM pada perusahaan, khususnya pada sector keuangan. Ketidakberhasilan pengelolaan perusahaan di sektor keuangan berdampak besar terhadap ekonomi suatu Negara sehingga krisis finansial ini terjadi dan banyak pihak yang berpendapat bahwa hal ini dikarenakan penerapan ERM yang memang tidak relevan dan tidak tepat. Untuk menguji hal ini, penelitian dilakukan pada sector keuangan di Indonesia khususnya di perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sebanyak 37 perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa efek Indonesia menjadi sampel dalam penelitian ini dengan melakukan uji beda rata-rata pada nilai perusahaan antara perusahaan perbankan yang menerapkan ERM dan perusahaan perbankan yang tidak menerapkan ERM. Hasil menunjukkan bahwa diantara keduanya, tidak ada perbedaan yang signifikan dari besaran nilai perusahaan yang ada. Pada intinya pada sektor keuangan khususnya pada industri perbankan di Indonesia, penerapan ERM ini belum menjadi solusi dari usaha peningkatan nilai perusahaan dalam rangka untuk meningkatkan potensi pertumbuhan investasi. Kata kunci: Enterprise Risk Management (ERM), Firm Value (Nilai Perusahaan), Perusahaan Perbankan.
Ringkasan Alternatif
Risk is not an odd thing which encountered in the business activities. Therefore, risk management is becoming serious concern within the company. To anticipate the impact of risk on the company and in order to create the Firm Value, Enterprise Risk Management (ERM) has been created. ERM is not just aimed at the creation of value for the company, ERM is believed to be able to manage the risks facing the company better and integrated through the business organization. However in 2008, the financial crisis in the United States become consideration of the impact of the implementation of ERM in the firm, particularly in the financial sector. An unsuccessful management of the firms in the financial sector could have a major impact on the economy of a country that resulted on the financial crisis occurred and many of those who argue that this is due to an irrelevant and improper implementation of ERM. In order to examining this, this research conducted on the financial sector in Indonesia, especially the listed banking companies in Indonesia Stock Exchange. In this study, the samples are 37 banking firms listed on Indonesia Stock Exchanges to examining the differences Firm Value means between the banking firms which implement ERM and banking firm which do not implement ERM. Results showed that among them, there was no significant difference of the magnitude of the Firm Value of an existing company. In essence the financial sector especially the banking industry in Indonesia, the implementation of ERM is not a solution of efforts to increase the value of the firm in order to increase the potential growth of the investment. Keywords: Enterprise Risk Management (ERM), Firm Value, Banking Companies.