Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Inflasi Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai Dan Implikasinya Terhadap Pengeluaran Pemerintah Di Indonesia
Irvan Saepulloh NIM. (2013) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Pembangunan jangka panjang yang dilaksanakan di Indonesia bertujuan untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur dengan mengacu pada Trilogi Pembangunan. Untuk mewujudkan tujuan tersebut perlu adanya pembangunan di segala bidang, terutama pembangunan di bidang ekonomi. Adapun salah satu tujuan yang ingin dicapai dari pembangunan ekonomi adalah mencapai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi. Kebijakan anggaran merupakan salah satu instrument pemerintah untuk mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Pajak mempunyai peran utama sebagai salah satu penerimaan pemerintah. Fungsi pajak untuk membiayai pengeluaran pemerintah dinamakan fungsi budgeter. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Yaitu analisis pengaruh inflasi, terhadap penerimaan Pajak Pertambahan Nilai dan implikasinya terhadap pengeluaran pemerintah di Indonesia dengan menggunakan data time series tahunan dalam kurun waktu 1982-2011. Pengujian statistik yang digunakan adalah perhitungan Korelasi Pearson product Moment, analisis jalur, koefisien determinasi, dan uji hipotesis dengan menggunakan bantuan aplikasi SPSS 17 untuk Microsoft Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan berpengaruh negatif antara inflasi dengan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai dan pengeluaran pemerintah. Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai mempunyai hubungan yang erat dan berpengaruh positif terhadap terhadap pengeluaran pemerintah. Kemudian secara bersama-sama inflasi dan penerimaan Pajak Pertambahan Nilai berpengaruh positif terhadap pengeluaran pemerintah dimana pengeluaran pemerintah memainkan peranan yang sangat penting bagi pembangunan suatu negara.
Ringkasan Alternatif
Long-term development implemented in Indonesia is intended to materialize a just and prosperous society referring to the Trilogy of Development. To meet this purpose, a development in every sector is needed especially a development in the economic sector. One of the objectives to be achieved through the economic development is to obtain an adequately high economic growth. Budget policy is one of the instruments owned by the government to influence the economic growth. Tax plays an important role as one of the governmentÂ’s revenue. The function of tax to finance the governmentÂ’s expenditure is called function of budgeter. The method used in this research is descriptive method and verifikatif. The influence of inflation, to the Value Added Tax receipts and their implications to government spending in Indonesia by using annual time series data in the period 1982-2011. Test statistic used is the Pearson Product Moment correlation calculations, Goliath analysis, determination coefficient and hypothesis test using SPSS 17 application assistance for Microsoft Windows. These results indicate that there is a negative relationship between inflation affects the value added tax receipts and government spending. Value Added Tax receipts have a close relationship and have a positive effect on government spending. Then jointly inflation and VAT revenues have a positive effect of government spending where government spending plays a crucial role for the development of a country.
Sumber