Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENGUASAI UKEMI DOSHI (PENELITIAN TERHADAP MAHASISWA TINGKAT II JURUSAN SASTRA JEPANG UNIKOM ANGKATAN 2004/2005).
NONENG KARWATI (2006) | Skripsi | Sastra Jepang , Sastra Jepang
Bagikan
Ringkasan
Kelas kata (hinshi )dalam bahasa Jepang dibagi ke dalam sepuluh jenis, salah satunya yaitu dōshi (kata kerja). Dōshi dalam bahasa Jepang memiliki jenis yang berbeda-beda. Selain itu, bentuk-bentuk perubahan dōshi pun begitu banyak seperti mizenkei, renyōkei, shūshikei, rentaikei, kateikei dan meireikei. Salah satu bentuk perubahan dōshi yang termasuk ke dalam mizenkei adalah ukemi dōshi. Ukemi termasuk bentuk perubahan dōshi yang cukup sulit. Hal ini disebabkan karena untuk menguasai ukemi dōshi, terlebih dahulu harus mengetahui jenis-jenis dōshinya. Bagi pembelajar pemula, hal ini mungkin menjadi salah satu penyebab sulitnya menguasai ukemi dōshi. Selain itu, ukemi dōshi dalam bahasa Jepang, kalimat pokoknya tidak dapat menggunakan benda mati (Sutedi, Dedi, 2002 : 117). Oleh karena itu, bagi pembelajar yang tidak tahu atau kurang paham, mungkin dapat menyebabkan kesulitan ketika akan membuat bentuk ukemi dōshi. Dengan dilatar belakangi oleh hal tersebut, maka penulis mengadakan suatu penelitian untuk mengetahui lebih jauh, kemampuan mahasiswa tingkat II jurusan sastra Jepang UNIKOM dalam menguasai ukemi dōshi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu, tes tertulis, angket dan studi literatur.Dari hasil tes diketahui bahwa rata-rata perolehan nilai mahasiswa dalam menguasai ukemi dōshi adalah 54,9. Dari hasil angket diketahui bahwa seluruh responden (100%), berpendapat bahwa ukemi dōshi itu sulit. Hampir setengahnya (46,2%), berpendapat bahwa mereka mengalami kesulitan dalam menulis bentuk ukemi dōshi sesuai dengan jenis-jenis dōshinya. Sebagian kecil responden (15,4%), berpendapat bahwa mereka mengalami kesulitan dalam mengubah dōshi bentuk aktif ke dalam dōshi bentuk pasif. Hampir setengahnya (38,4) pula, berpendapat bahwa mereka mengalami kesulitan dalam mengubah dōshi bentuk pasif ke dalam dōshi bentuk aktif. Faktor-faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menguasai ukemi dōshi yaitu, lebih dari setengahnya (69,2%), berpendapat bahwa faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menguasai ukemi dōshi adalah faktor pemahaman mengenai ukemi dōshi. Sebagian kecil responden (15,4%), berpendapat bahwa faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menguasai ukemi dōshi adalah faktor individu mahasiswa. Sebagian kecil responden (15,4%) pula, berpendapat bahwa faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menguasai ukemi dōshi adalah faktor pendukung proses belajar mengajar. Adapun cara yang dilakukan mahasiswa untuk dapat mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut di antaranya yaitu, mengingat dan menghafal kosakata dōshi dan memahami jenis-jenis dōshi terlebih dahulu, belajar memahami bentuk ukemi dōshi, serta sering melakukan latihan-latihan dalam kalimat. Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa kemampuan mahasiswa tingkat II jurusan sastra Jepang UNIKOM dalam menguasai Ukemi dōshi adalah kurang, karena rata-rata perolehan nilai mahasiswa dalam menguasai ukemi dōshi adalah 54,9. Hal ini berdasarkan standar nilai yang berlaku di UNIKOM. Guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai ukemi dōshi, mahasiswa hendaknya menghafal kosakata dōshi dan mengetahui jenis-jenis dōshi, mahasiswa juga hendaknya sering membaca buku yang membahas masalah ukemi dōshi, dan sering melakukan latihan-latihan dengan menggunakan ukemi dōshi dalam kalimat.
Ringkasan Alternatif
Kelas kata (hinshi )dalam bahasa Jepang dibagi ke dalam sepuluh jenis, salah satunya yaitu dōshi (kata kerja). Dōshi dalam bahasa Jepang memiliki jenis yang berbeda-beda. Selain itu, bentuk-bentuk perubahan dōshi pun begitu banyak seperti mizenkei, renyōkei, shūshikei, rentaikei, kateikei dan meireikei. Salah satu bentuk perubahan dōshi yang termasuk ke dalam mizenkei adalah ukemi dōshi. Ukemi termasuk bentuk perubahan dōshi yang cukup sulit. Hal ini disebabkan karena untuk menguasai ukemi dōshi, terlebih dahulu harus mengetahui jenis-jenis dōshinya. Bagi pembelajar pemula, hal ini mungkin menjadi salah satu penyebab sulitnya menguasai ukemi dōshi. Selain itu, ukemi dōshi dalam bahasa Jepang, kalimat pokoknya tidak dapat menggunakan benda mati (Sutedi, Dedi, 2002 : 117). Oleh karena itu, bagi pembelajar yang tidak tahu atau kurang paham, mungkin dapat menyebabkan kesulitan ketika akan membuat bentuk ukemi dōshi. Dengan dilatar belakangi oleh hal tersebut, maka penulis mengadakan suatu penelitian untuk mengetahui lebih jauh, kemampuan mahasiswa tingkat II jurusan sastra Jepang UNIKOM dalam menguasai ukemi dōshi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu, tes tertulis, angket dan studi literatur.Dari hasil tes diketahui bahwa rata-rata perolehan nilai mahasiswa dalam menguasai ukemi dōshi adalah 54,9. Dari hasil angket diketahui bahwa seluruh responden (100%), berpendapat bahwa ukemi dōshi itu sulit. Hampir setengahnya (46,2%), berpendapat bahwa mereka mengalami kesulitan dalam menulis bentuk ukemi dōshi sesuai dengan jenis-jenis dōshinya. Sebagian kecil responden (15,4%), berpendapat bahwa mereka mengalami kesulitan dalam mengubah dōshi bentuk aktif ke dalam dōshi bentuk pasif. Hampir setengahnya (38,4) pula, berpendapat bahwa mereka mengalami kesulitan dalam mengubah dōshi bentuk pasif ke dalam dōshi bentuk aktif. Faktor-faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menguasai ukemi dōshi yaitu, lebih dari setengahnya (69,2%), berpendapat bahwa faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menguasai ukemi dōshi adalah faktor pemahaman mengenai ukemi dōshi. Sebagian kecil responden (15,4%), berpendapat bahwa faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menguasai ukemi dōshi adalah faktor individu mahasiswa. Sebagian kecil responden (15,4%) pula, berpendapat bahwa faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menguasai ukemi dōshi adalah faktor pendukung proses belajar mengajar. Adapun cara yang dilakukan mahasiswa untuk dapat mengatasi kesulitan-kesulitan tersebut di antaranya yaitu, mengingat dan menghafal kosakata dōshi dan memahami jenis-jenis dōshi terlebih dahulu, belajar memahami bentuk ukemi dōshi, serta sering melakukan latihan-latihan dalam kalimat. Berdasarkan hasil penelitian, penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa kemampuan mahasiswa tingkat II jurusan sastra Jepang UNIKOM dalam menguasai Ukemi dōshi adalah kurang, karena rata-rata perolehan nilai mahasiswa dalam menguasai ukemi dōshi adalah 54,9. Hal ini berdasarkan standar nilai yang berlaku di UNIKOM. Guna meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menguasai ukemi dōshi, mahasiswa hendaknya menghafal kosakata dōshi dan mengetahui jenis-jenis dōshi, mahasiswa juga hendaknya sering membaca buku yang membahas masalah ukemi dōshi, dan sering melakukan latihan-latihan dengan menggunakan ukemi dōshi dalam kalimat.
Sumber
Judul Serupa
  • ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MEMAKNAI GAIRAIGO BAHASA JEPANG (Penelitian Terhadap Mahasiswa Tingkat II Fakultas Sastra Jurusan Sastra Jepang UNIKOM Angkatan Tahun 2004/2005)
  • ANALISIS KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM MENGUASAI KANJI (Penelitian terhadap Mahasiswa Tingkat II Sastra Jepang Unikom Tahun Ajaran 2004/2005)