Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Kredit Bermasalah Dan Rasio Kewajiban Penyedian Modal Minimum Yang Berpengaruh Terhadap Profibilitas (studi kasus pada PT Bank Danamon Indonesia Tbk. yang terdaftar di BEI)
Fitria Dewi Yulianti (2011) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini dilakukan di PT Bank Danamon Indonesia Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan Kredit Bermasalah, Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dan Profitabilitas serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kredit Bermasalah dan Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum terhadap Profitabilitas yang diukur dengan Return on Asset (ROA). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kausal Asosiatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan tahun 2004-2009 per triwulan sebanyak 24 sampel. Untuk mengetahui besarnya hubungan kredit bermasalah (NPL) dan rasio kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) dengan profitabilitas (ROA) digunakan Korelasi Pearson, untuk mengetahui besarnya pengaruh kredit bermasalah (NPL) dan rasio kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) terhadap profitabilitas (ROA) digunakan Analisis Regresi Linier Berganda, dan untuk mengetahui seberapa besar konstribusi variabel digunakan rumus Koefisien Determinasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan statistik uji F dan statistik uji t dua pihak. Perolehan hasil analisis tersebut diolah dengan menggunakan program SPSS 17.0 for Windows. Dari hasil korelasi menunjukkan bahwa kredit bermasalah (NPL), rasio kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) dengan profitabilitas (ROA) memiliki hubungan yang rendah dengan arah positif, apabila kredit bermasalah (NPL) dan rasio kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) meningkat maka Profitabilitas (ROA) akan tinggi pada PT Bank Danamon Indonesia Tbk. Sedangkan dari hasil analisis regresi linier berganda menujukkan bahwa kredit bermasalah (NPL) dan rasio kewajiban penyediaan modal minimum (CAR) tidak berpengaruh signifikan terhadap Profitabilitas (ROA) baik secara simultan maupun secara parsial pada PT Bank Danamon Indonesia Tbk
Ringkasan Alternatif
This research was conducted at PT Bank Danamon Indonesia Tbk listed in Indonesia Stock Exchange. The purpose of this study is to determine the relationship Non Performing Loans, Capital Adequacy Ratio and Profitability, and to know how big the influence of Non Performing Loans and Capital Adequacy Ratios of Profitability as measured by Return on Assets (ROA). The method used in this study is the method of Causal Associative. Samples used in this study are reported quarterly financial year 2004-2009 a total of 24 samples. To know the relationship of non performing loans (NPL) and capital adequacy ratio (CAR) with profitability (ROA) is used Pearson correlation, to determine the level of influence of non performing loans (NPL) and capital adequacy ratio (CAR) to profitability (ROA) Regression analysis is used, and to know how big contribution of variable used formula coefficients determination. Testing the hypothesis in this study using the statistical F test and statistical t two tail test. Obtaining the results of the analysis processed by using SPSS 17.0 for Windows. From the correlation results show that non performing loans (NPL), capital adequacy ratio (CAR) with profitability (ROA) has a low relationship with a positive direction, when the non performing loans (NPL) and capital adequacy ratio (CAR) increased the profitability of (ROA) will be higher in PT Bank Danamon Indonesia Tbk. While the results of multiple linear regression analysis showed that non performing loans (NPL) and capital adequacy ratio (CAR) no significant effect on profitability (ROA), either simultaneously or partially in PT Bank Danamon Indonesia Tbk.
Sumber