Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Penagihan Pajak Dalam Mengatasi Tunggakan Pajak Pengaruhnya Terhadap Kepatuhan Material Wajib Pajak Pada KPP Pratama Di Wilayah Kota Bandung
Yuli Yulianti (2011) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penagihan pajak merupakan wujud law enforcement untuk mencairkan tunggakan pajak dan untuk meningkatkan kepatuhan material wajib pajak yang menimbulkan aspek psikologis bagi wajib pajak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penagihan pajak dalam mengatasi tunggakan pajak terhadap kepatuhan material wajib pajak di Kantor Pelayanan pajak Pratama Kota Bandung.br /
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriftif dan verifikatif. Metode deskriftif digunakan untuk mengetahui gambaran variabel penagihan pajak dalam mengetahui tunggakan pajak dan kepatuhan material wajib pajak sedangkan verifikatif untuk mengetahui hubungan antara penagihan pajak dalam mengatasi tunggakan pajak terhadap kepatuhan material wajib pajak. Untuk mengetahui pengaruh penagihan pajak dalam mengatasi tunggakan terhadap kepatuhan wajib pajak. Pengujian statistik yang digunakan adalah perhitungan analisis jalur, uji hipotesis dengan menggunakan aplikasi SPSS 17.0 for windows.br /
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan kuat antara penagihan pajak dalam mengatasi tunggakan pajak terhadap kepatuhan material wajib pajak. Selain itu, penerapan penagihan pajak dalam mengatasi tunggakan pajak terhadap kepatuhan material wajib pajak , besarnya pengaruh tersebut adalah sebesar 71,06%, dan sisanya dipengaruhi factor lain.
Ringkasan Alternatif
Tax billing is a form of law enforcement to melt the tax arrears and to increase taxpayer compliance materials that give rise to psychological aspects of the taxpayer. The purpose of this study to determine the effect of the tax billing address tax arrears to the material compliance of taxpayers in the tax service office Pratama Bandung.br /
The method used in this research is descriptive method and verifikatif. Descriptive methods are used to determine the variable picture of tax collection and tax arrears in knowing the material compliance of taxpayers while verifikatif to determine the relationship between tax collection in dealing with tax arrears to the material compliance of taxpayers. To determine the effect of the tax billing address the arrears of taxpayer compliance. The test statistic used is the calculation of path analysis, hypothesis testing using SPSS 17.0 for windows applications.br /
The results of this study indicate that there is a strong relationship between the tax collection of tax arrears in overcoming material compliance of taxpayers. In addition, the application of the tax billing address the tax arrears of a taxpayer compliance material, the magnitude of the effect it amounted to 71.06%, and other factors influenced the rest.
Sumber
Judul Serupa
- Analisis Penagihan Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Dan Implikasinya Pada Penerimaan Pajak Di KPP Pratama Di Wilayah Kota Bandung
- Analisis Pemeriksaan Pajak Dan Kesadaran Wajib Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Badan Pada KPP Pratama Di Wilayah Kota Bandung