Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Penerapan Metode Persentase Penyelesaian dan Metode Kontrak Selesai Terhadap Laba Operasi (Studi Kasus Pada Pt. Dok & Perkapalan Kodja Bahari)
Erwin Kurniawan (2011) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Pada kontrak konstruksi jangka panjang, pendapatan dapat diakui dengan
metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai. Berdasarkan PSAK
maupun IAS mengharuskan penggunaan metode persentase penyelesaian untuk
mengakui pendapatan yang merupakan bagian dari tujuan utama perusahaan yaitu
memperoleh laba yang optimal. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk
menganalisis metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai terhadap
laba operasi pada kontrak konstruksi kapal tanker 6300 DWT yang dikerjakan
oleh Galangan III PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero).
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis dengan pendekatan
kuantitatif dan analisis komparatif. Untuk mengetahui jumlah pendapatan yang
diakui berdasarkan metode persentase penyelesaian serta laba operasinya
menggunakan teknik sampling purposive yaitu data dari laporan perhitungan laba
rugi perusahaan. Kemudian jumlah pendapatan dan laba operasi dianalisis dengan
pendekatan kuantitatif yaitu regresi linier untuk mengetahui pengaruhnya. Selain
itu digunakan analisis komparatif yaitu T-Paired Sample Test untuk
membandingkan laba yang diperoleh dengan masing-masing metode.
Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif diketahui pendapatan kontrak
dengan metode persentase penyelesaian lebih berpengaruh terhadap laba operasi
daripada dengan menggunakan metode kontrak selesai. Perbandingan laba operasi
dengan metode persentase penyelesaian dan metode kontrak selesai berbeda
namun tidak signifikan.
Ringkasan Alternatif
In the long term construction contracts, revenue may be recognized by the
percentage of completion method and the completed contract method. Under
PSAK and IAS require the use of percentage of completion method to recognize
income that is part of the company's main objective is to obtain the optimal profit.
Therefore, researchers interested in analyzing the percentage of completion and
completed contract method of operating profit on construction contracts tanker
6300 DWT work by Shipyard III PT Dok & Perkapalan Kodja Bahari (Persero).
This research used analytical descriptive method with quantitative approach
and comparative analysis. To determine the amount of revenue recognized under
percentage of completion method and the operating profit using purposive
sampling technique that is data from the consolidated income statement for the
company. Then the amount of revenue and operating profit are analyzed with
quantitative approach is linear regression to determine its influence. The other
used a comparative analysis of Paired Sample T-Test to compare the profits
obtained by each method.
Based on the results of descriptive statistical analysis of known revenue
contract with the percentage of completion method has more effect on operating
income rather than by using the completed contract method. Comparison of
operating profit with a percentage of completion and completed contract methods
are different but not significant.