Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ANALISIS PERENCANAAN PRODUKSI DAN INVENTORI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL LINIER PROGRAMMING PADA PT. X di Cikarang
AGUNG NUGROHO (2004) | Skripsi | Teknik Industri , Teknik Industri
Bagikan
Ringkasan
Setiap perusahaan atau organisasi tentunya memiliki keterbatasan atas sumber dayanya, baik keterbatasan dalam jumlah bahan baku , ruang, tenaga kerja, jam kerja, mesin, maupun modal. Dengan keterbatasan ini perusahaan perlu mencari suatu alternatif strategi yang dapat mengoptimalkan hasil yang ingin dicapainya, baik itu berupa keuntungan yang maksimal maupun biaya yang minimal. Berangkat dari persoalan diatas, maka dalam penelitian ini penulis mencoba untuk membuat suatu model Linier Programming yang digunakan untuk menentukan jumlah produk yang harus diproduksi dengan meminimasi ongkos produksi dan inventori. Produk yang diteliti adalah produk Mirror Assy pada PT. X. Penelitian yang penulis lakukan diawali dengan mengumpulkan data kapasitas produksi dan permintaan produk Mirror Assy selama lima bulan kedepan. Pada penelitian ini diambil bulan Mei–September tahun 2004. Setelah itu dibuat Zminimasi serta pembatas–pembatas untuk masalah diatas. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software solver problem pada Microsoft Excel, setelah itu dilakukan perbandingan antara metode yang digunakan perusahaan dengan model Linier Programming yang dibuat. Untuk menguji kevalidan dari model Linier Programming maka dibuat suatu skenario dan jika terdapat kondisi tidak valid pada skenario, maka dilakukan pengembangan terhadap model Linier Programming. Ternyata, hasil penelitian menunjukkan bahwa model Linier Programming beserta pengembangannya lebih baik dibanding metode yang digunakan perusahaan karena memiliki biaya yang lebih kecil. Hal ini terlihat dari nilai Zminimasi dari model awal dan pengembangannya untuk tahun 2004 yaitu sebesar Rp 867.708.600, lebih kecil dibandingkan dengan metode perusahaan yang memiliki nilai Rp 867.948.100. Keywords : Linier Programming, kapasitas produksi, permintaan
Ringkasan Alternatif
Setiap perusahaan atau organisasi tentunya memiliki keterbatasan atas sumber dayanya, baik keterbatasan dalam jumlah bahan baku , ruang, tenaga kerja, jam kerja, mesin, maupun modal. Dengan keterbatasan ini perusahaan perlu mencari suatu alternatif strategi yang dapat mengoptimalkan hasil yang ingin dicapainya, baik itu berupa keuntungan yang maksimal maupun biaya yang minimal. Berangkat dari persoalan diatas, maka dalam penelitian ini penulis mencoba untuk membuat suatu model Linier Programming yang digunakan untuk menentukan jumlah produk yang harus diproduksi dengan meminimasi ongkos produksi dan inventori. Produk yang diteliti adalah produk Mirror Assy pada PT. X. Penelitian yang penulis lakukan diawali dengan mengumpulkan data kapasitas produksi dan permintaan produk Mirror Assy selama lima bulan kedepan. Pada penelitian ini diambil bulan Mei–September tahun 2004. Setelah itu dibuat Zminimasi serta pembatas–pembatas untuk masalah diatas. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan software solver problem pada Microsoft Excel, setelah itu dilakukan perbandingan antara metode yang digunakan perusahaan dengan model Linier Programming yang dibuat. Untuk menguji kevalidan dari model Linier Programming maka dibuat suatu skenario dan jika terdapat kondisi tidak valid pada skenario, maka dilakukan pengembangan terhadap model Linier Programming. Ternyata, hasil penelitian menunjukkan bahwa model Linier Programming beserta pengembangannya lebih baik dibanding metode yang digunakan perusahaan karena memiliki biaya yang lebih kecil. Hal ini terlihat dari nilai Zminimasi dari model awal dan pengembangannya untuk tahun 2004 yaitu sebesar Rp 867.708.600, lebih kecil dibandingkan dengan metode perusahaan yang memiliki nilai Rp 867.948.100. Keywords : Linier Programming, kapasitas produksi, permintaan
Sumber