Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Menggunakan Activity-Based Costing System Dalam Menentukan Harga Jual (Studi Kasus Pada Cv Utama-Cimahi)
Ayu Uswatun Hasanah (2022) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Perusahaan diharapkan dapat mengikuti perkembangan secara dinamis dan mampu menghadapi adanya persaingan bisnis diantara kompetitor perusahaan sejenis dengan mencapai laba yang diharapkan oleh perusahaan, namun tetap memperhatikan kualitas produk. Perusahaan perlu memerhatikan perhitungan harga pokok produksi dengan lebih akurat untuk menentukan harga jual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan dalam perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode traditional costing dan activity-based costing system dalam meningkatkan keakuratan untuk penentuan harga jual. Jenis penelitian tugas akhir ini adalah deskriptif kuantitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data subyek dan data dokumenter. Penelitian tugas akhir ini memerlukan sumber data primer yang diperoleh langsung dari perusahaan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan activity-based costing system untuk menghitung harga pokok produksi dan menggunakan rumus selling price untuk menentukan harga jual. Perhitungan harga pokok produksi traditional costing terjadi distorsi biaya untuk produk HPO-6 dan Fun Bag terjadi pembebanan biaya yang terlalu rendah, kemudian untuk produk HPO-8 dan MPO terjadi pembebanan biaya yang terlalu tinggi. Berdasarkan hasil penelitian, pembebanan biaya overhead pabrik untuk traditional costing dialokasikan menggunakan satu cost driver yaitu jumlah unit produksi, sedangkan activity-based costing biaya overhead pabrik dibebankan dengan beberapa cost driver. Sehingga, komponen biaya dapat dialokasikan ke masing-masing produk secara tepat berdasarkan penggunaannya dan perusahaan dapat menentukan harga jual yang tepat dengan keuntungan laba yang diharapkan. Kata kunci: harga pokok produksi, traditional costing, activity-based costing system, harga jual.
Ringkasan Alternatif
The company is expected to be able to follow developments dynamically and be able to face business competition among competitors of similar companies by achieving the profit expected by the company, but still paying attention to product quality. In this case, companies need to pay attention to the calculation of the cost of goods manufactured more accurately to determine the selling price. This study aims to determine the comparison in calculating the cost of goods manufactured using the traditional costing method and the activity-based costing system in increasing the accuracy for determining the selling price. This type of research in this thesis is descriptive quantitative. The types of data used are subject data and documentary data. This final project research requires primary data sources that are obtained directly from the company. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The data analysis technique uses an activity-based costing system to calculate the cost of goods manufactured and uses the selling price formula to determine the selling price. The calculation of the cost of production for traditional costing costs distortion for HPO-6 and Fun Bag products, the cost is too low, then for HPO-8 and MPO products, the cost is too high. Based on the research results, the assignment of factory overhead costs for traditional costing is allocated using one cost driver, namely the number of production units, while the costing based on factory overhead costs is charged with several cost drivers. Thus, the cost component can be allocated to each product appropriately based on its use and the company can determine the right selling price with the expected profit. Keywords: cost of goods manufactured, traditional costing, activity-based costing system, selling price.