Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Perkapita Dan Jumlah Wajib Pajak Pengaruhnya Terhadap Penerimaan Pajak Bumi Dan Bangunan (Studi Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Cianjur)
Nurhaeti NIM. (2013) | Skripsi | Akuntansi , Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan pajak pemerintah pusat yang sebagian besar hasilnya diserahkan kepada pemerintah daerah. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui pengaruh produk domestik regional bruto (PDRB) perkapita dan jumlah wajib pajak terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah laporan Produk Domestik Regional Bruto, jumlah Wajib Pajak dan jumlah penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan dari tahun 2003-2010. Pengujian statistik menggunakan analisis regresi linear berganda, analisis korelasi, koefisien determinasi dan untuk menguji hipotesis mengggunakan uji F dan uji t dengan menggunakan bantuan software SPSS 18.0 for windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa Produk Domestik Regional Bruto Perkapita di Kabupaten Cianjur memiliki kecendrungan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Demikian juga dengan jumlah wajib pajak dari tahun ke tahun naik. Sedangkan penerimaan pajak bumi dan bangunan memiliki kecendrungan yang fluktuatif. Analisis secara simultan memperlihatkan bahwa PDRB perkapita dan jumlah Wajib Pajak memiliki pengaruh tetapi tidak signifikan terhadap Penerimaan PBB. Begitu juga secara parsial menyimpulkan PDRB Perkapita dan Jumlah Wajib Pajak memiliki pengaruh tetapi tidak signifikan terhadap Penerimaan PBB. Hal tersebut dikarenakan adanya keterbatasan peneliti dalam hal memperoleh data sehingga sampel data yang digunakan terbatas.
Ringkasan Alternatif
Property tax is a tax that most of the central government results submitted to local governments. The purpose of this study is to know the influence of gross domestic regional product (GDRP) per capita and the number of taxpayers on property tax revenues. The method used in this research is descriptive method and verifikatif. The unit of analysis in this study is the Gross Regional Domestic Product report, the number of taxpayers and the amount of land and building tax receipts from the year 2003-2010. Statistical testing using multiple linear regression analysis, correlation analysis, coefficient of determination and to test the hypotheses use traditional F test and t test using SPSS 18.0 statistical software for windows. The results showed that the Gross Regional Domestic Product per capita in Cianjur has an increasing trend from year to year. Likewise, the number of taxpayers rose from year to year. While property tax revenues have a tendency to fluctuate. Simultaneous analysis shows that the GDP per capita and the amount the taxpayer has a significant influence but not to the property tax revenue. So are partially summed GDP per capita and the amount the taxpayer has a significant influence but not to the United Nations reception. This is due to the limitations of research in terms of obtaining data that is used so that the sample data is limited.
Sumber