Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Risiko Pembiayaan per Sektor Ekonomi pada Bank Syariah Mandiri Periode Tahun 2011-2015
Widya Tejaningrum (2018) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penyaluran dana pembiayaan oleh bank syariah merupakan salah satu bentuk investasi yang dilakukan oleh bank. Setiap kegiatan penyaluran pembiayaan selalu diiringi dengan risiko. Risiko tidak dapat dihindari namun dapat diminimalisir. Optimalisasi portofolio pembiayaan adalah cara untuk meminimalkan risiko yang akan dihadapi. Dalam penelitian ini, model markowitz diterapkan untuk mencari proporsi portofolio optimal pembiayaan per sektor ekonomi. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan Bank Syariah Mandiri periode tahun 2011-2015. Pemilihan sample didasarkan pada metode purposive sampling dengan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sektor listrik, gas dan air adalah sektor ekonomi yang memiliki risiko paling rendah berdasarkan NPF (Not Performing Financing). Selanjutnya, sektor ekonomi dengan risiko paling tinggi adalah sektor perdagangan. Proporsi penyaluran pembiayaan dengan menggunakan set effisien deviasi standar yang paling kecil mengharuskan pemberian proporsi paling besar pada sektor Listrik, gas dan air minum. Sedangkan proporsi optimal dengan menggunakan perhitungan MVP (Minimum Variance Portfolio) yang kemudian dibantu dengan solver menghasilkan proporsi terbesar untuk sektor Pertambangan. Kata kunci: Risiko Pembiayaan, Sektor Ekonomi, Model Markowitz, Portofolio Optimal, MVP (Minimum Variance Portofolio), Solver.
Ringkasan Alternatif
Financing distribution by sharia bank is one form of investment conducted by the bank. Every financing distribution activity is always accompanied by risks. Risk can not be avoided but can be minimized. Optimizing the financing portfolio is a way to minimize the risk to be faced. In this study, the MarkowitzâÃâ¬Ãâ¢s Model was applied to find the optimal portofolio proportion of financing per economic sector. The data used are secondary data from annual financial statements of Bank Syariah Mandiri in the period of 2011-2015. The sample selection is based on purposive sampling method with predetermined criteria. The results of this study indicate that the electricity, gas and water sector are the lowest-risk economic sectors based on the NPF (Not Performing Financing). Furthermore, the economic sector with the highest risk is the trade sector. The proportion of financing distribution by using the most efficient set of standard deviations requires that the largest proportion of distribution is the electricity, gas and water sector. whereas, the optimal proportion by using MVP (Minimum Variance Portfolio) wich is then assisted with the solver produces the largest proportion for the mining sector. Keywords: Financing Risk, Economic Sector, Markowitz's Model, Optimal Portfolio, MVP (Minimum Variance Portfolio).