Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS DALAM MENILAI KEMAMPUAN LIKUIDITAS PADA PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA Tbk PERIODE 2000-2001
Heri Ratna Budiyanto (-) | Tugas Akhir | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
ABSTRAK
Salah satu aspek financial yang penting dalam suatu perusahaan adalah likuiditas. Likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Apabila perusahaan mampu memenuhi kewajiban yang harus segera dipenuhinya (kewajiban jangka pendek), berarti perusahaan dapat dikatakan likuid atau dengan kata lain perusahaan memiliki alat pembayaran untuk memenuhi kewajibannya tersebut.
Tugas akhir ini disusun dengan judul "Analisis Sumber dan Penggunaan Kas Dalam Menilai Kemampuan Likuiditas pada PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk. Tahun 2000-2001". Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara studi kepustakaan dan studi lapangan dengan bentuk wawancara.
Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa terjadi penurunan kas sebesar Rp.689.450.000.000 dan ini menyebabkan ikut pula turunnnya tingkat likuiditas, dimana tingkat likuiditas perusahaan tahun 2001 mengalami penurunan hal tersebut terjadi diantaranya karena adanya kenaikan hutang lancar.
Ringkasan Alternatif
ABSTRAK
Salah satu aspek financial yang penting dalam suatu perusahaan adalah likuiditas. Likuiditas menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Apabila perusahaan mampu memenuhi kewajiban yang harus segera dipenuhinya (kewajiban jangka pendek), berarti perusahaan dapat dikatakan likuid atau dengan kata lain perusahaan memiliki alat pembayaran untuk memenuhi kewajibannya tersebut.
Tugas akhir ini disusun dengan judul "Analisis Sumber dan Penggunaan Kas Dalam Menilai Kemampuan Likuiditas pada PT.Telekomunikasi Indonesia Tbk. Tahun 2000-2001". Dalam penyusunan tugas akhir ini penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara studi kepustakaan dan studi lapangan dengan bentuk wawancara.
Dari penelitian ini didapatkan hasil bahwa terjadi penurunan kas sebesar Rp.689.450.000.000 dan ini menyebabkan ikut pula turunnnya tingkat likuiditas, dimana tingkat likuiditas perusahaan tahun 2001 mengalami penurunan hal tersebut terjadi diantaranya karena adanya kenaikan hutang lancar.