Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA DALAM MENILAI TINGKAT LIKUIDITAS PADA PT. INDOSAT (PERSERO) Tbk
Ravina (-) | Tugas Akhir | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
ABSTRAK Setiap perusahaan harus selalu menjalankan kegiatannya terutama dalam kegiatan pengelolaan dana karena pengelolaan ini berpengaruh pada kondisi keuangan perusahaan yang bersangkutan. Salah satu pengelolaan yang dilakukan perusahaan adalah pengelolaan terhadap modal kerja yang memegang peranan penting dalam pelaksanaan dan pengembangan operasi perusahaan. Pengelolaan modal kerja ini erat kaitannya dengan usaha perusahaan untuk menjaga likuiditasnya. Dari hubungan inilah maka judul dari Tugas Akhir ini adalah "ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA DALAM MENILAI TINGKAT LIKUIDITAS PADA PT. INDOSAT (PERSERO) TBK." Dimana identifikasi dari masalahnya adalah untuk mengetahui besarnya perubahan modal kerja yang dimiliki perusahaan pada periode 2001, 2002 dan 2003 serta untuk mengetahui sejauh mana analisis sumber dan penggunaan modal kerja dalam kaitannya dengan penilaian tingkat likuiditas perusahaan. Laporan keuangan merupakan pelaporan dari peristiwa-peristiwa keuangan perusahaan. Laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan. Mulanya laporan keuangan utama perusahaan adalah Neraca dan Laporan Laba Rugi, tetapi belakangan ini lahirlah Laporan Modal Kerja atau Laporan Surnber dan Penggunaan Modal Kerja. Untuk membiayai operasi perusahaan perlu adanya modal kerja yang diharapkan akan dapat kembali guna membiayai operasi perusahaan selanjutnya. Laporan Sumber dan Penggunaan Modal Kerja ini erat kaitannya dengan tingkat likuiditas dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dengan sejumlah aktiva-aktiva lancar yang dimiliki perusahaan. Ada beberapa macam rasio dalam menilai likuiditas yaitu Current Ratio, Acid Test Ratio dan Cash Ratio. PT. Indosat merupakan perintis pengelola jasa keuangan telekomunikasi internasional untuk umum di Indonesia yang didirikan pada tahun 1967. Jasa SLI merupakan produk unggulannya. Sampai saat ini PT. Indosat membentuk Indosat Group yang strategi ke depan menjadi perusahaan telekomunikasi terlengkap atau Full Service Network Provider (FSMP). Dilihat dari modal kerja PT. Indosat pada tahun 2002 terjadi penurunan sebesar Rp 963.750 dan pada tahun 2003 terjadi kenaikan sebesar Rp 372.121. Sedangkan dilihat dari tingkat likuiditas pada tahun 2002 Current Ratio, Acid Test Ratio dan Cash Ratio mengalami penurunan dibandingkan tahun 2001. Sedangkan pada tahun 2003 Curl ent Ratio dan Acid Test Ratio mengalami kenaikan dan Cash Ratio tetap menurun. Hubungan antara modal kerja dan tingkat likuiditas pada PT. Indosat mempunyai hubungan yang positif. Dengan adanya modal kerja yang cukup perusahaan dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar. Jika aktivitasnya lancar maka perusahaan tersebut akan memperoleh keuntungan. Selain itu, dengan penggunaan modal kerja yang lebih optimal akan menguntungkan bagi perusahaan sehingga dapat memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya.
Ringkasan Alternatif
ABSTRAK Setiap perusahaan harus selalu menjalankan kegiatannya terutama dalam kegiatan pengelolaan dana karena pengelolaan ini berpengaruh pada kondisi keuangan perusahaan yang bersangkutan. Salah satu pengelolaan yang dilakukan perusahaan adalah pengelolaan terhadap modal kerja yang memegang peranan penting dalam pelaksanaan dan pengembangan operasi perusahaan. Pengelolaan modal kerja ini erat kaitannya dengan usaha perusahaan untuk menjaga likuiditasnya. Dari hubungan inilah maka judul dari Tugas Akhir ini adalah "ANALISIS SUMBER DAN PENGGUNAAN MODAL KERJA DALAM MENILAI TINGKAT LIKUIDITAS PADA PT. INDOSAT (PERSERO) TBK." Dimana identifikasi dari masalahnya adalah untuk mengetahui besarnya perubahan modal kerja yang dimiliki perusahaan pada periode 2001, 2002 dan 2003 serta untuk mengetahui sejauh mana analisis sumber dan penggunaan modal kerja dalam kaitannya dengan penilaian tingkat likuiditas perusahaan. Laporan keuangan merupakan pelaporan dari peristiwa-peristiwa keuangan perusahaan. Laporan keuangan merupakan alat yang sangat penting untuk memperoleh informasi sehubungan dengan posisi keuangan dan hasil-hasil yang telah dicapai oleh perusahaan. Mulanya laporan keuangan utama perusahaan adalah Neraca dan Laporan Laba Rugi, tetapi belakangan ini lahirlah Laporan Modal Kerja atau Laporan Surnber dan Penggunaan Modal Kerja. Untuk membiayai operasi perusahaan perlu adanya modal kerja yang diharapkan akan dapat kembali guna membiayai operasi perusahaan selanjutnya. Laporan Sumber dan Penggunaan Modal Kerja ini erat kaitannya dengan tingkat likuiditas dalam memenuhi kewajiban jangka pendek dengan sejumlah aktiva-aktiva lancar yang dimiliki perusahaan. Ada beberapa macam rasio dalam menilai likuiditas yaitu Current Ratio, Acid Test Ratio dan Cash Ratio. PT. Indosat merupakan perintis pengelola jasa keuangan telekomunikasi internasional untuk umum di Indonesia yang didirikan pada tahun 1967. Jasa SLI merupakan produk unggulannya. Sampai saat ini PT. Indosat membentuk Indosat Group yang strategi ke depan menjadi perusahaan telekomunikasi terlengkap atau Full Service Network Provider (FSMP). Dilihat dari modal kerja PT. Indosat pada tahun 2002 terjadi penurunan sebesar Rp 963.750 dan pada tahun 2003 terjadi kenaikan sebesar Rp 372.121. Sedangkan dilihat dari tingkat likuiditas pada tahun 2002 Current Ratio, Acid Test Ratio dan Cash Ratio mengalami penurunan dibandingkan tahun 2001. Sedangkan pada tahun 2003 Curl ent Ratio dan Acid Test Ratio mengalami kenaikan dan Cash Ratio tetap menurun. Hubungan antara modal kerja dan tingkat likuiditas pada PT. Indosat mempunyai hubungan yang positif. Dengan adanya modal kerja yang cukup perusahaan dapat menjalankan aktivitasnya dengan lancar. Jika aktivitasnya lancar maka perusahaan tersebut akan memperoleh keuntungan. Selain itu, dengan penggunaan modal kerja yang lebih optimal akan menguntungkan bagi perusahaan sehingga dapat memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendeknya.
Sumber