Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis user interface aplikasi pengenalan keterkaitan antarobjek untuk anak tunagrahita
Ahmad Ridwan NIM. (2013) | Skripsi | Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Antarmuka merupakan bagian dari media interaksi antara manusia dan komputer yang dilakukan secara langsung maupun dengan pemahaman tertentu. Pengguna yang berinteraksi dengan komputer melalui antarmuka tidak hanya pengguna normal melainkan pengguna yang memiliki kebutuhan khusus yang salah satunya adalah tunagrahita. Keterbatasan intelektual yang dimiliki anak tunagrahita mengakibatkan kesulitan dalam memahami materi dalam kegiatan belajar khususnya materi pengenalan keterkaitan antarobjek. Dibutuhkan sebuah aplikasi sebagai alat bantu ajar dengan menitikberatkan antarmuka pengguna sehingga dapat membantu kegiatan belajar mengajar anak tunagrahita.Antarmuka yang diperuntukan bagi anak tunagrahita akan berbeda dengan pengguna normal. Membangun antarmuka diawali dengan melakukan analisis terhadap karakteristik anak tunagrahita yang meliputi karakteristik secara umum, karakteristik pengalaman dan pengetahuan, karakteristik psikologis dan karakteristik fisik. Selain karakteristik, analisis dilakukan terhadap fungsi bisnis untuk menghasilkan model mental anak tunagrahita dalam kegiatan belajar. Perancangan antarmuka dilakukan dengan menggunakan metode UCD serta prinsip UI. Perancangan antarmuka dirancang dalam bentuk mockup untuk selanjutnya diimplementasikan menjadi sebuah simulator sebagai alat bantu ajar pengenalan keterkaitan antarobjek untuk anak tunagrahita.Hasil akhir dari penelitian ini adalah rancangan antarmuka dalam bentuk mockup dan simulator model interface aplikasi pengenalan keterkaitan antarobjek sebagai alat bantu ajar pengenalan keterkaitan antarobjek. Mockup dibangun dengan menggunakan balsamiq mockup sedangkan simulator dibangun menggunakan microsoft expression blend 4 + Sketchflow. Dengan digunakannya metode UCD dan prinsip UI dalam perancangan antarmuka, dapat disimpulkan bahwa rancangan aplikasi yang dihasilkan sesuai dengan karakteristik anak tunagrahita dan dapat memberikan kemudahan untuk anak tunagrahita dalam kegiatan belajar mengajar.
Ringkasan Alternatif
Interface is a part of a software which is being the main interaction media between user and computer. The interaction process user a direct way or user certain understanding. User who interact with computer not only a normal user, but also user who has disabilities. One of them is mentally handicaped. Intelectual limitation of mentally handicaped resulting in difficulty in understanding the material in the teaching and learning activities in introduction related to inter-object. It takes an application as a teaching tool with emphasis on the user interface that can help learning activities mentally handicaped hildren.Interface for mentally handicaped children is different from normal user. Building Process the interface begins with an analysis of the characteristics of children that include mental retardation in general characteristics, characteristics of experience and knowledge, psychological characteristics and physical characteristics. analysis is not only done but rather the characteristics of the business functions to produce mental models of mental retardation children in learning activities. The design of the interface is done by using the method of UCD and UI principles. The design of the interface is designed in the form mockup for further implemented into a simulator as a teaching tool in introduction related to inter-object for mentally handicaped hildren The result of the research is an interface in the form mockup and simulator of aplication introduction model which related to inter-object as a teaching tool in introduction related to inter-object for mentally handicaped hildren. Mockup built using balsamiq mockup while the simulator is built using microsoft expression blend 4 + Sketchflow. With UCD methods and principles used in the design of the interface UI, it can be concluded that the design of the resulting application in accordance with the characteristics of mentally handicaped hildren and can provide facilities formentally handicaped hildren in learning activities.
Sumber