Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Analisis Waktu Siklus Pengecoran Berdasarkan Kekuatan Kolom, Balok, dan Pelat Lantai
Gesti Sahila (2020) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan pekerjaan acuan dan perancah yaitu kualitas, keamanan dan ekonomis. Karena pekerjaan acuan dan perancah merupaka konstruksi pembantu maka hal yang paling utama yang harus diperhatikan adalah faktor ekonomis dari nilai pekerjaan tersebut. Acuan perancah yang ekonomis dimulai dari perencanaan jenis struktur beton dengan ukuran standar, mutu dan dimensi. Karena sering sekali terjadi kegagalan bangunan yang disebabkan oleh kurangnya perhatian terhadap perencanaan dan pelaksanaan bekisting dan perancah. Padahal bekisting dan perancah merupakan struktur sementara yang sangat penting dalam pembuatan struktur beton bertulang. Maka dari itu, perlu adanya perencanaan yang matang terkait waktu siklus pengecorannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah beton yang belum mencapai kekuatan maksimal pada umur 28 hari dapat memikul beban-beban konstruksi yang terjadi saat siklus pengecoran berlangsung. Disini penulis akan mencoba menghitung daya dukung acuan dan perancah berdasarkan jenis dan tipe konstruksi beton khususnya pada balok dan pelat lantai. Berdasarkan hasil penelitian Pada analisis tersebut kolom, balok dan pelat lantai terhitung aman yaitu dapat menahan beban beban yang terjadi pada saat konstruksi berjalan pada waktu siklus 8 hari.
Ringkasan Alternatif
Three things must be considered in planning reference work and scaffolding, namely quality, safety, and economy. Because reference work and scaffolding are auxiliary constructions, the most important thing that must be considered is the economic factor of the value of the work. The reference for economical scaffolding starts from planning the type of concrete structure with standard sizes, qualities, and dimensions. Because there are frequent building failures caused by a lack of attention to planning and implementation of formwork and scaffolding. Whereas formwork and scaffolding are temporary structures that are very important in the manufacture of reinforced concrete structures. Therefore, it is necessary to have careful planning regarding the casting cycle time. This research was conducted to determine whether concrete that has not reached its maximum strength at the age of 28 days can carry the construction loads that occur during the casting cycle. Here the author will try to calculate the reference and scaffolding bearing capacity based on the type and type of concrete construction, especially on beams and floor slabs. Based on the research results, in this analysis, columns, beams, and floor plates are considered safe, that is, they can withstand the loads that occur when construction runs at a cycle of 8 days.