Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Aplikasi Analisis Regresi Pada Perencanaan Pemeliharaan Perkerasan Kaku Ruas Jalan Batujajar Kabupaten Bandung Barat
Kharisma Rahman Fadillah (2015) | Skripsi | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Jalan merupakan prasarana transportasi darat, yang berfungsi untuk menghubungkan wilayah satu dengan wilayah lainnya. Badan jalan merupakan hal terpenting dari struktur perkerasan jalan. Badan jalan di ruas jalan Batujajar mengalami kerusakan dengan persentase kerusakan sebesar 23,38 % untuk STA 0+000–4+000 untuk arah Batujajar dan 24,14 % untuk STA 0+000–4+000 untuk arah Cimareme. Kerusakan ini disebabkan oleh kenaikan jumlah kendaraan jenis mobil penumpang sebesar 15,47%, Truck 2 As kecill sebesar 88%, Truck 2 As besar sebesar 14%, truck 3 As 56%, dan terdapat jenis kendaraan Trailer, sehingga perkerasan menerima beban kendaraan atau CESA (Cumulative Equivalent Standard Axle) yang yang berlebih. Kerusakan ini menyebabkan pengguna jalan merasa tidak aman dan nyaman pada saat melintasinya. Pengembangan model persamaan persen kerusakan dengan CESA kendaraan digunakan untuk memprediksi kerusakan serta biaya penanganan selama 10 tahun. Tahapan pengembangan model dimulai dengan merinci data yang digunakan untuk analisis, menentukan faktor koreksi penyebab kerusakan selain beban kendaraan dengan menggunakan analisis pembobotan, melakukan 6 simulasi analisis statistik untuk mendapatkan model persamaan yang paling tepat untuk digunakan untuk memprediksi kerusakan serta prediksi biaya perbaikan kerusakan. Hasil analisis statistik pengembangan model, didapatkan model persamaan Y=-21,587+9,160 CESA Kendaraan. Prediksi kerusakan dengan menggunakan model persamaan tersebut menghasilkan kesimpulan untuk ruas jalan Batujajar arah Batujajar tahun 2013–2018 sebesar 0,023%–16,605% dengan prediksi biaya penanganan sebesar Rp 125.342.709,- untuk setiap segmen atau 100 m, dan prediksi kerusakan pada tahun 2018–2023 sebesar 16,605%–26,751% dengan prediksi biaya penanganan sebesar Rp 180.982.207,- untuk setiap segmen 100 m. Sedangkan prediksi kerusakan ruas jalan Batujajar arah Cimareme tahun 2013–2022 sebesar 12,337%–19,537% dengan prediksi biaya penanganan sebesar Rp 299.609.029,- untuk setiap segmen atau 100 m, dan prediksi kerusakan pada tahun 2023 sebesar 19,537%–26,738% dengan prediksi biaya penanganan sebesar Rp 324.202.432,- untuk setiap segmen 100 m. Kata Kunci : Jalan, Kerusakan, CESA, Statistik, Permodelan
Ringkasan Alternatif
Road is a land infrastructure that connect one area to the others. The road bed is the most important part of the road pavement structure. The road bed on Batujajar roads is having a distress with the distress percentage about 23,38% on STA 0+000-4+000 toward Batujajar and 24,14% on STA 0+000–4+0000 toward Cimareme. The disterss is caused by the increasing of the amount of the passenger carrier type vehicle about 15,47%, small truck with 2 drive shaft about 88%, big truck with 2 drive shaft about 14%, truck with 3 drive shaft about 56%, and the trailer type truck, so that the pavement is having an excess of expected vehicle loads or CESA (Cumulative Equivalent Standard Axle). This distress has made the road user not feel safe and secure when crossing the road. The development of equation model between distress percentage and vehicles’s CESA is used to predict the distress itself and the handling charges of the distress for 10 years period of time. The beggining stage of development of equation model is detailing the data used for analysis, then determining the correction factor that cause the distress other than vehicle loads using the weighting analysis, performing 6 statistical analysis simulation to get the most appropriate equation model that will be used to predict the distress and the handling charges of the distress. From the statistical analysis in developing the equation model, we can get the equation model of Y=-21,587+9,160 vehicle’s CESA. The distress prediction using this equation bring out a conclusion of the distress on Batujajar roads heading toward Batujajar for 2013-2018 is about 0,023%-16,605% with handling charges in the prediction of Rp 125.342.709,00 for every segment or per 100 m, and in 2018-2023 is about 16,605%-26,751% with handling charges in the prediction of Rp 180.982.207,00 for every segment or per 100 m. Whereas, the distress prediction on Batujajar roads heading toward Cimareme in 2013-2022 is about 12,337%-19,537% with handling charges in the prediction of Rp 299.609.029,00 for every segment or per 100m, and for 2023 is about 19,537%-26,738% with handling charges in the prediction of Rp 324.202.432,00 for very segment or per 100 m. Keyword: Road, Distress, CESA, Statistic, Modeling
Sumber