Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
APLIKASI PERANCANGAN DESAIN TAMAN
DENGAN GRAFIK 2 DIMENSI
MENGGUNAKAN ALGORITMA Z-BUFFER
RACHMAT SUJIANTO (2006) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Desain eksterior landscape adalah bidang desain untuk menggambarkan
sebuah desain taman. Dalam perancangan desain ini membutuhkan waktu yang
lama jika dilakukan dengan cara manual. Aplikasi desain yang telah ada sangat
beragam dengan grafik yang berbeda yaitu aplikasi yang memiliki grafik 2
dimensi dan 3 dimensi. Aplikasi desain yang dirancang dengan grafik 2 dimensi
akan memiliki banyak kekurangan didalam tampilannya. Ada metode yang dapat
diterapkan pada grafik 2 dimensi yang dapat memanipulasi agar grafiknya terlihat
seperti 3 dimensi. Algoritma Z-Buffer adalah salah satu solusi untuk
permasalahan tersebut
Algoritma Z-Buffer memberikan nilai-nilai pada koordinat z secara teratur
sehingga terjadi penumpukan area bidang polygon.
Nilai masukan Z-Buffer pada aplikasi ini tidak diberikan pada objek
gambar masukan tetapi pada area sekitar objek yang akan diisi gambar. Letak
buffer yang diberikan nilai harus meninjau kepada objek yang akan digunakan.
Penumpukan objek sudah dapat tercapai dengan nilai 1 titik koordinat saja pada
objek dengan grafik 2 dimensi.
Ringkasan Alternatif
Desain eksterior landscape adalah bidang desain untuk menggambarkan
sebuah desain taman. Dalam perancangan desain ini membutuhkan waktu yang
lama jika dilakukan dengan cara manual. Aplikasi desain yang telah ada sangat
beragam dengan grafik yang berbeda yaitu aplikasi yang memiliki grafik 2
dimensi dan 3 dimensi. Aplikasi desain yang dirancang dengan grafik 2 dimensi
akan memiliki banyak kekurangan didalam tampilannya. Ada metode yang dapat
diterapkan pada grafik 2 dimensi yang dapat memanipulasi agar grafiknya terlihat
seperti 3 dimensi. Algoritma Z-Buffer adalah salah satu solusi untuk
permasalahan tersebut
Algoritma Z-Buffer memberikan nilai-nilai pada koordinat z secara teratur
sehingga terjadi penumpukan area bidang polygon.
Nilai masukan Z-Buffer pada aplikasi ini tidak diberikan pada objek
gambar masukan tetapi pada area sekitar objek yang akan diisi gambar. Letak
buffer yang diberikan nilai harus meninjau kepada objek yang akan digunakan.
Penumpukan objek sudah dapat tercapai dengan nilai 1 titik koordinat saja pada
objek dengan grafik 2 dimensi.