Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
EFEKTIFITAS INTERVAL PENYEMPROTAN DAN KONSENTRASI PESTISIDA NABATI PAITAN (Tithonia diversifolia) TERHADAP KERUSAKAN DAN HASIL TANAMAN BROKOLI (Brasisca oleracea)
Denys Anggara Wijaya (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Brokoli (Brassica oleracea L) merupakan tanaman sayur famili Brassicaceae (jenis kol dengan bunga putih) berupa tumbuhan berbatang lunak diduga berasal dari Eropa. Data Litbang menunjukkan produksi brokoli berkisar antara 15 Ãâ 30 ton/ha kualitas pasar. Serangan hama merupakan salah satu penyebab rendahnya roduksi brokoli. Hama pengganggu tanaman (HPT) brokoli adalah ulat tritip/ulat daun (Plutella xylostella), ulat tanah (Agrotis Ipsilon) , belalang serta penyakit yang sering menyerang brokoli yaitu penyakit busuk hitam, penyakit akar bengkak. Pengendalian hama umumnya menggunakan pestisida kimia akan tetapi penggunaannya sering kali menimbulkan masalah seperti pencemaran lingkungan, keracunan terhadap manusia dan hewan peliharaan, juga dapat mengakibatkan resistensi bagi hama. Oleh karena itu diperlukan cara pengendalian yang efektif dan ramah terhadap lingkungan, yaitu pemanfaatan pestisida nabati. Salah satu tanaman yang berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai pestisida nabati adalah kipait / paitan (Tithonia diversifolia). Tanaman paitan ini mengandung flavonoid, alkaloid dan tannin serta di dalam paitan juga terdapat kandungan senyawa atau zat asam palminat yang bersifat repellent ( menolak serangga) dan mempengaruhi saraf dan metabolism dari serangga tersebut. Pestisida nabati ini memiliki keunggulan yaitu murah dan mudah untuk di buat petani, relatif aman terhadap lingkungan, dan menghasilkan produk pertanian yang sehat karena bebas residu pestisida kimia. HPT sasaran : ulat tritip/ulat daun (Plutella xylostella) dan belalang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interval penyemprotan berpengaruh nyata pada berat bunga sehat, berat bunga rusak intensitas daun terserang umur 21, 35, 54 Hst, serta pada jumlah arva yang menyerang.
Ringkasan Alternatif
Broccoli (Brassica oleracea L) is a vegetable plant family Brassicaceae (cabbage type with white flowers) in the form of soft-stemmed plants thought to have come from Europe. R & D data showed broccoli production ranges between 15-30 tons of quality market. Pest attacks is one of the low roduksi broccoli. Pests (HPT) is a caterpillar tritip broccoli / moth (Plutella xylostella), soil worm (Agrotis Ipsilon), locusts and diseases that often attack the broccoli is black rot disease, swollen root diseases. Pest control generally use chemical pesticides but its use often cause problems such as environmental pollution, toxicity to humans and pets, can also result in resistance to pests. Therefore we need a way to control the effective and friendly to the environment, namely the use of botanical pesticides. One of the plants that have the potential to be used as a pesticide plant is kipait / paitan (Tithonia diversifolia). This paitan plant contains flavonoids, alkaloids and tannins and in paitan also include compounds or substances that are repellent palminat acid (resisting insects) and affects the nerves and metabolism of insects. This botanical pesticides has the advantage of cheap and easy to make farmers, is relatively safe for the environment, and produce healthy agricultural products as free of chemical pesticide residues. HPT targets: tritip caterpillar / moth (Plutella xylostella) and grasshoppers. The results showed that the real effect on the spraying interval flower healthy weight, broken flower heavy intensity diseased leaf ages 21, 35, 54 days after planting, as well as on the number of arva attack.
Sumber
Judul Serupa
- EFEKTIVITAS INTERVAL PENYEMPROTAN DAN KONSENTRASI PESTISIDA NABATI PAITAN (Thitonia diversifolia) TERHADAP INTENSITAS KERUSAKAN DAN HASIL PADA TANAMAN KAILAN (Brassica oleracea L.)