Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Efektivitas Instrumen Keuangan Syariah Terhadap Kinerja Perbankan Syariah Di Indonesia Dengan Metode VAR/VECM Periode Juli 2012-September 2016
Inas Khairunnisa (2018) | Skripsi | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini menggunakan metode VAR/VECM untuk meneliti efektifitas instrumen keuangan syariah yaitu Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) dan Pasar Uang Antarbank Syariah (PUAS) terhadap kinerja perbankan syariah yang diukur dengan pembiayaan dan Return on Assets (ROA) di Indonesia periode Juli 2012 sampai dengan September 2016. Tujuan dari penelitian ini yaitu pertama mengetahui hubungan kausalitas antarvariabel penelitian. Kedua, mengetahui dampak yang ditimbulkan instrumen keuangan syariah terhadap kinerja perbankan di Indonesia. Ketiga, mengetahui variabel yang berpengaruh paling dominan dalam perubahan ROA. Keempat, menentukan instrumen keuangan yang paling efektif. Hasil penelitian ini menunjukkan hubungan kausalitas yang terjadi antara variabel imbal hasil PUAS dengan imbal hasil SBIS dan ROA, serta imbal hasil SBIS dengan pembiayaan. Imbal hasil PUAS menjadi satu-satunya variabel yang mempengaruhi ROA dalam pola kausalitas yang terjadi sehingga imbal hasil PUAS memiliki kontriusi paling dominan terhadap perubaan ROA. Kemudian, dampak yang ditimbulkan akibat imbal hasil SBIS adalah meningkatkan ROA dan pembiayaan, dimana dampak tersebut berlangsung secara rata-rata selama 18 bulan. sedangkan dampak yang ditimbulkan imbal hasil PUAS adalah meningkatkan ROA dan menurunkan Pembiayaan dengan rata-rata dampak tersebut berlangsung selama 23 bulan. Penelitian ini merekomendasikan agar penempatan dana menganggur (idle fund) perbankan syariah di Indonesia sebaiknya diletakkan pada instrumen keuangan syariah SBIS, karena memiliki dampak dan risiko yang lebih kecil terhadap kinerja perbankan syariah bila dibandingkan dengan instrumen keuangan syariah PUAS. Kata Kunci: VAR/VECM, Kinerja Perbankan Syariah, Instrumen Keuangan Syariah.
Ringkasan Alternatif
This research method using VAR/VECM to examine the effectiveness of Shariah-compliant financial instruments i.e. Sharia Bank Indonesia Certificates (SBIS) and the Islamic Interbank money market (PUAS) against the performance of Islamic banking and financing as measured by Return on Assets (ROA) of Indonesia July 2012 period until September 2016. The goal of the research is to first find out the relation of causality antarvariabel research. Second, knowing the impact inflicted financial instruments Islamic banking in Indonesia on performance. Third, know the variables that influence changes in dominant ROA. Fourth, determine the most effective financial instruments. The results of this research show the relationship of causality between the variables yield PUAS with yield the SBIS and ROA, and yield SBIS with financing. Yield PUAS became the only variables that affect ROA in the pattern of causality that occurred so that the yield PUAS having a dominant kontriusi against perubaan ROA. Later, the impact brought about due to yield SBIS is improving ROA and financing, where the impact lasts on average for 18 months. While the impact inflicted PUAS was to improve yield and reduce Financing with ROA average the impact lasts for 23 months. The study recommends that the placement of funds idle (idle fund) Islamic banking in Indonesia should be put on Islamic finance instruments SBIS, because having an impact and a smaller risk against the performance of Islamic banking when compared to Islamic financial instruments PUAS. Keywords: VAR/VECM, The Performance Of Islamic Banking, Islamic Finance Instruments.
Sumber
Judul Serupa
  • Efektivitas Instrumen Moneter Syariah terhadap Kinerja Perbankan Syariah di Indonesia dengan Metode VAR/VECM