Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Estimasi Biaya Dan Perkiraan Pendapatan Gedung Kantor Dalam Optimalisasi Aset Lahan Bidara Cina PT Pegadaian (Persero)
Ridwan Wicaksono (2017) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
Proyek ini bertujuan untuk mengetahui faktor eksternal dan internal yang memiliki pengaruh terhadap pembangunan gedung perkantoran, mendapatkan hasil perancangan bangunan gedung perkantoran, mengetahui estimasi biaya dari pembangunan dan pemeliharaan gedung perkantoran, dan mengetahui perkiraan pendapatan dari operasional gedung perkantoran pada lahan Bidara Cina PT Pegadaian (Persero). Lokasi dari objek proyek yaitu di Kawasan Bidara Cina Jl. D.I Panjaitan Kav. 50/42, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Perancangan gedung perkantoran disusun dalam rangka optimalisasi aset. optimalisasi adalah pengoptimalan pemanfaatan potensi dari sebuah aset dimana dapat menghasilkan manfaat yang lebih atau juga mendatangkan pendapatan. Analisis lingkungan internal dan eksternal menyatakan bahwa penggunaan lahan Bidara Cina berada dalam kategori baik. Dari segi tapak, lahan ini memiliki luas yang cukup untuk gedung perkantoran, akses menuju tapak dapat dicapai melalui 4 alternatif. Berdasarkan hasil perancangan, gedung perkantoran pada lahan Bidara Cina terdiri dari 24 lantai dengan luas bangunan 169.200 m2. Gedung ini memiliki 1.015 unit kantor dengan luas masing-masing kantor 100 m2. Lahan parkir yang tersedia 1.692 lot parkir dengan luas masing-masing lot 11,5 m2. Parkir terdiri dari 3 lantai, dimana 2 lantai memiliki luas 7.050 dan 1 lantai dengan luas 5.358 m2. Berdasarkan hasil analisa estimasi biaya dan perkiraan pendapatan, diketahui bahwa biaya investasi pembangunan gedung kantor adalah Rp891.836.651.697, pendapatan per tahun adalah Rp337.809.830.400 dan biaya operasional per tahun adalah Rp197.314.272.000. Berdasarkan hasil perhitungan tersebut diketahui bahwa Net Operating Income (NOI) dari operasional gedung perkantoran adalah Rp 140.495.558.400. Internal Rate of Return sebesar 15%, Pay Back Period selama 6 tahun 4 bulan, dan Return on Investment sebesar 16%. Kata Kunci: Optimalisasi Aset, Perancangan Gedung Kantor, Estimasi Biaya, Perkiraan Pendapatan.
Ringkasan Alternatif
This project aims to determine the external and internal factors that have an influence on the construction of office buildings, getting the design of office buildings, knowing the estimated costs of construction and maintenance of office buildings, and an estimate of operating revenue office building on land Bidara China PT Pegadaian (Persero). Location of the project object in Jl. D.I Panjaitan Kav. 50/42, Jatinegara District, East Jakarta. Designing office buildings arranged in order to optimize the asset. Optimization is optimizing the utilization of the potential of an asset that can generate benefits or also bring in more revenue. Internal and external environmental analysis states that land use Bidara China are in good category. In terms of footprint, this land has sufficient area for office buildings, access to the site can be achieved through 4 alternatives. Based on a design, office building on land Bidara China consists of 24 floors with an area of 169.200 m2. The building has 1,015 units with an area office each 100 m2 office. Available parking space parking lot with an area of 1,692 each 11.5 m2 lot. Parking consists of 3 floors, of which 2 floor has an area of 7,050 and 1 floor with an area of 5,358 m2. Based on analysis of the estimated costs and estimated earnings, note that the cost of the investment is the construction of office buildings Rp891.836.651.697, income per year is Rp337.809.830.400 and operational costs per year are Rp197.314.272.000. Based on the calculation, note that the Net Operating Income (NOI) from office building operations is Rp140.495.558.400. Internal Rate of Return is 15%, Pay Back Period for 6 years and 4 months, and Return on Investment is 16%. Keywords: Asset Optimization, Design of Office Building, Estimated Costs, Estimated Income.