Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
ETHOS PEMBIMBING KHITOBAHAN SEBAGAI PENUNJANG KEMAMPUAN PIDATO SANTRI
OLIH SOLIHIN (2004) | Skripsi | Ilmu Komunikasi , Ilmu Komunikasi
Bagikan
Ringkasan
Keahlian berpidato tidak hanya didapatkan dari bakat saja, akan tetapi kemampuan berpidato yang baik memerlukan latihan. Dalam upaya menghasilkan ahliahli pidato yang baik tersebut, maka dibutuhkan pembimbing yang memiliki kemampuan dalam membina dan mengarahkan para peserta pelatihan pidato. Khitobahan di pondok pesantren salafiyah Nurul Huda, Ciumbuleuit kota Bandung adalah sebagai bentuk kegiatan pelatihan pidato para santrinya. Dalam mewujudkan hal tersebut maka dibutuhkan para pembimbing khitobahan yang mampu mencetak para ahli pidato tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kredibilitas pembimbing khitobahan sebagai penunjang kemampuan pidato santri dan bagaimana daya tarik pembimbing khitobahan sebagai penunjang kemampuan pidato santri. Metode yang digunakan adalah metode survei deskriptif dengan tipe penelitian kuantitatf. Selain melalui survei penulis juga melakukan observasi, wawancara dan melakukan studi kepustakaan. Sedangkan teknik pengambilan sampel adalah total sampling yaitu seluruh populasi sebanyak 45 orang responden dijadikan sebagai sampel penelitian Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembimbing khitobahan memiliki kredibilitas yang baik, yaitu pembimbing yang memiliki keahlian dalam bidang pidato dan pembimbing pun mendapatkan kepercayaan dari para peserta khitobahan. Sedangkan mengenai daya tarik pembimbing khitobahan, digolongkan sebagai pembimbing yang memiliki daya tarik, dimana pembimbing khitobahan secara fisik sangat menarik dan juga memiliki kesamaan kultur salafiyah dengan peserta khitobahan. Kredibilitas dan daya tarik tersebut merupakan “ethos” yang dimiliki pembimbing khitobahan, berdasarkan kedua dimensi ethos di atas maka ethos pembimbing khitobahan dapat menunjang kemampuan pidato santri di pondok pesantren salafiyah Nurul Huda.
Ringkasan Alternatif
Keahlian berpidato tidak hanya didapatkan dari bakat saja, akan tetapi kemampuan berpidato yang baik memerlukan latihan. Dalam upaya menghasilkan ahliahli pidato yang baik tersebut, maka dibutuhkan pembimbing yang memiliki kemampuan dalam membina dan mengarahkan para peserta pelatihan pidato. Khitobahan di pondok pesantren salafiyah Nurul Huda, Ciumbuleuit kota Bandung adalah sebagai bentuk kegiatan pelatihan pidato para santrinya. Dalam mewujudkan hal tersebut maka dibutuhkan para pembimbing khitobahan yang mampu mencetak para ahli pidato tersebut. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kredibilitas pembimbing khitobahan sebagai penunjang kemampuan pidato santri dan bagaimana daya tarik pembimbing khitobahan sebagai penunjang kemampuan pidato santri. Metode yang digunakan adalah metode survei deskriptif dengan tipe penelitian kuantitatf. Selain melalui survei penulis juga melakukan observasi, wawancara dan melakukan studi kepustakaan. Sedangkan teknik pengambilan sampel adalah total sampling yaitu seluruh populasi sebanyak 45 orang responden dijadikan sebagai sampel penelitian Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembimbing khitobahan memiliki kredibilitas yang baik, yaitu pembimbing yang memiliki keahlian dalam bidang pidato dan pembimbing pun mendapatkan kepercayaan dari para peserta khitobahan. Sedangkan mengenai daya tarik pembimbing khitobahan, digolongkan sebagai pembimbing yang memiliki daya tarik, dimana pembimbing khitobahan secara fisik sangat menarik dan juga memiliki kesamaan kultur salafiyah dengan peserta khitobahan. Kredibilitas dan daya tarik tersebut merupakan “ethos” yang dimiliki pembimbing khitobahan, berdasarkan kedua dimensi ethos di atas maka ethos pembimbing khitobahan dapat menunjang kemampuan pidato santri di pondok pesantren salafiyah Nurul Huda.
Sumber