Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
EVALUASI GEOMETRIK DAN STABILITAS BADAN JALAN SERTA SARANA PENDUKUNG KEAMANAN JALAN PADA JALAN BERKELOK DAN BERTEBING CURAM (Studi Kasus Jl. Raya Wringin pada Km 26 – Km 15 Kab. Bondowoso)
DWI PRASETYO WIDODO (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Ruas Jalan Raya Bondowoso – Besuki (Kab. Situbondo) memiliki tebing yang curam sehingga ruas jalan ini cukup berbahaya untuk dilalui kendaraan – kendaraan besar dan berat seperti bus dan truk. Adanya perkembangan dan peningkatan prasarana jalan raya, dapat memberi pengaruh positif terhadap Pengguna Jalan. Pada jalur – jalur yang mengalami peningkatan volume kendaraan akan mengakibatkan kecelakaan pada jalan raya (transportasi darat). Walaupun kondisi perkerasan jalan sudah baik tetapi tanpa memperhatikan alinyemen (kurve) jalan yang baik juga akan berakibat kecelakaan. Agar hal – hal yang tidak diinginkan tidak terjadi maka alinyemen jalan harus diperhatikan juga dengan menyesuaikan volume dan jenis kendaraan bermotor yang akan melewati jalan tersebut. Disamping itu juga pada ruas Jalan Raya Bondowoso – Besuki (Kab. Situbondo) ini butuh evaluasi untuk pengamanan jalan pada daerah rawan longsor utamanya. Lokasi Penelitian I LC lapangan = 40.8 meter dan LC analisa = 93.92 meter maka selisih panjang LC = 53.12 meter.,Lokasi II LC lapangan = 79.55 meter dan LC analisa = 196.454 meter maka selisih panjang LC = 116.904 meter, Lokasi III LC lapangan = 55 meter dan LC analisa = 121.704 meter maka selisih panjang LC = 66.704 meter. Untuk Alinyamen vertikal pada ketiga lokasi penelitian diperlukan galian/urukan (eksternal vertical/EV) sebesar Lokasi I = urukan 0.0112 meter, Lokasi II = galian 0.2993 meter dan Lokasi III = galian 0.0852 meter. Volume Kendaraan atau LHR dalam perencanaan usia sekarang dan 5 tahun mendatang adalah = 7006.148 smp. Perhitungan kapasitas jalan (DS) pada ruas jalan Bondowoso – Besuki (Kab. Situbondo) didapat 0.192 dengan nilai A. pada lokasi penelitian diambil sampelnya dan diuji di laboratorium ternyata tanah pada lokasi penelitian termasuk tanah lempung yang memiliki kohesi = 0.018 gr/cm3 dengan berat volume tanah = 1.7 gr/cm3 dan sudut geser = 14.2º dengan faktor keamanan (FS) kurang dari 1 yaitu = 0.43 sehingga tanah pada lokasi penelitian tersebut dikatakan tidak stabil.
Ringkasan Alternatif
Jalan Raya Bondowoso - Besuki (Kab. Situbondo) has a steep cliff that this road is quite dangerous to pass a vehicle - big and heavy vehicles such as buses and trucks. The development and improvement of road infrastructure, can provide a positive influence on Road Users. On the path - the path to increase the volume of the vehicle will result in an accident on the highway (road transport). Although the condition of the pavement is good but regardless of the alignment (Swing) good road will also result in an accident. For this - unwanted things do not happen then the road alignment should be noted also by adjusting the volume and types of vehicles that will pass through the streets. Besides, it is also on Jalan Raya Bondowoso - Besuki (Kab. Situbondo) evaluation is needed to safeguard the road on the main landslide-prone areas. I study the location field = 40.8 meter LC and LC analysis = 93.92 meters, the difference in length LC = 53.12 meters., Area II LC field = 79.55 meters and LC analysis = 196 454 meters of the difference in length LC = 116 904 meters, LC III Location field = 55 meters and LC analysis = 121 704 meters of the difference in length LC = 66 704 meters. For vertical Alinyamen at three locations required excavation / backfill (vertical external / EV) at location I = 0.0112 meter landfill, Area II = 0.2993 meter excavation and Area III = 0.0852 meter excavation. Volume Vehicle or LHR in the planning of age now and the next 5 years is = 7006,148 smp. Road capacity calculation (DS) on roads Bondowoso - Besuki (Kab. Situbondo) 0192 obtained with an A. among the sites sampled and tested in the laboratory was ground at the study site including clay that has cohesion = 0.018 g / cm3 with weight soil volume = 1.7 g / cm3 and friction angle = 14.2º with a safety factor (FS) of less than 1 is = 0:43 so that the soil at the study site is said to be stable.
Sumber