Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Evaluasi Kapasitas Sungai Cibeureum sebagai Upaya Pengendalian Banjir Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat
Erna Nurliana (2018) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Sungai Cibeureum merupakan salah satu sungai yang melintasi Kota Cimahi yang berada di bagian selatan. Tingginya jumlah penduduk menyebabkan perubahan tata guna lahan yang semula merupakan lahan resapan air, kini beralih fungsi menjadi kawasan pemukiman. Hal tersebut berpotensi terjadinya banjir. Sehingga, diperlukan evaluasi kapasitas Sungai Cibeureum sebagai upaya pengendalian banjir di Kota Cimahi. Pada penelitian ini data yang digunakan adalah data primer hasil survey di lapangan dan data sekunder berupa Peta Citra Satelit, SRTM, Peta RBI, curah hujan harian selama 13 tahun dari tiga stasiun hujan dan data dimensi sungai Cibeureum. Berdasarkan hasil analisa hidrologi, didapatkan besar debit banjir rencana Sungai Cibeureum dengan metode HSS Nakayasu pada periode ulang Q2 = 46,311 m3/det, Q5 = 55.263 m3/det, Q10 = 60,026 m3/det, Q20 = 63.340 m3/det, Q25 = 65.066 m3/det, Q50 = 68.275 m3/det, Q100 = 71.112 m3/det, Q200 = 73.641 m3/det. Berdasarkan analisa hidraulika dengan steady flow analysis pada software HEC-RAS diperoleh suatu hasil bahwa Sungai Cibeureum dapat menampung debit banjir hanya pada pada periode ulang Q2th, sehingga diperlukan suatu penanganan preventif untuk menghindari terjadinya banjir di masa mendatang berupa pembatasan RTRW (Rencanan Tata Ruang dan Wilayah) dan pembuatan sumur resapan air hujan sebanyak 44 buah. Hal tersebut dapat mereduksi debit limpasan sebanyak 25,066 m3/det sehingga Sungai Cibeureum aman terhadap banjir hingga periode ulang Q25. Kata Kunci: HEC-RAS, Pengendalian Banjir, Sungai Cibeureum.
Ringkasan Alternatif
The Cibeureum River is a river that passes through the City of Cimahi in the southern hemisphere. The size of the population has caused a change of land use, which was originally a water absorption area, into a residential area. These things are potentially flooded. Thus, it is necessary to evaluate the capacity of the Cibeureum River as a flood control effort in the City of Cimahi. In this study the data used are primary data from field survey and secondary data in the form of Satellite Imagery Maps, SRTM, RBI Map, daily rainfall for 13 years from three rain stations and Cibeureum river dimension data. Based on hydrological analysis using the HSS Nakayasu method, the results of floods discharge of the Cibeureum River at a certain periods are Q2 = 46,311 m3/sec, Q5 = 55.263 m3/ sec, Q10 = 60,026 m3/ sec, Q20 = 63.340 m3/ sec, Q25 = 65.066 m3/ sec, Q50 = 68.275 m3/ sec, Q100 = 71.112 m3/ sec, Q200 = 73.641 m3/ sec. According to the hydraulic analysis with "steady flow analysis" on HEC-RAS software, it is found that the Cibeureum River can accommodate flood discharge only on the Q2 period, so it would take a preventative care to avoid the future flooding in the form of limitation of RTRW (the plans for the layout and the region) and make 44 infiltration wells. It could result runoff reduction by 25.066 m3/sec so that the Cibeureum River was safe against flood until the Q25 period. Keywords: HEC-RAS, Flood Control, Cibeureum River.