Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
EVALUASI KEBIJAKAN AKUNTANSI TERHADAP PERNYATAAN STANDART AKUNTANSI KEUANGAN ( PSAK ) NO 27 TENTANG PERKOPERASIAN (STUDI KASUS PADA KPRI PELITA JATI KABUPATEN NGAWI TAHUN 2006-2007 )
ARI PRIYONO (2014) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Dengan berkembangnya koperasi, sangat perlu diikuti dengan pengelolaan manajemen yang dapat mendukung terhadap kegiatan usaha,temasuk didalamnya system akuntansi yang harus diterapkan untuk memberikan informasi laporan keuangan yang wajar yang sesuai dengan Standart Akuntansi Keuangan yang berlaku.
Mengingat betapa pentingnya Standart Akuntansi Keuangan dalam badan usaha koperasi yang digunakan sebagai pedoman untuk menyusun suatu laporan keuangan yang wajar yang nantinya dapat digunakan sebagai laporan pertanggung jawaban dan sebagai media informasi untuk berbagai pihak yang berkepentingan seperti manajemen, pembina, instansi pajak dan pihak kreditur dan juga digunakan sebagai dasar untuk menilai kemandirian koperasi serta reputasi koperasi dimata umum.
Tujuan penelitian ini adalah Ãâuntuk mengetahui secara jelas mengenai perbandingan perlakuan akuntansi koperasi di KPRI Pelita Jati Ngawi dengan akuntansi koperasi yang sesuai dengan Standart Akuntansi Keuangan.Ãâ
Pokok hasil penelitian secara keseluruhan dapat disimpulkan yaitu permasalahan yang ada mengenai tinjauan laporan keuangan KPRI ÃâPelita JatiÃâ Pitu-Ngawi yaitu penggolongan beban pada laporan perhitungan hasil usaha. KPRI dan juga belum membuat laporan arus kas, dan catatan atas laporan keuangan.
Selanjutnya untuk memecahkan masalah yang terjadi maka agar laporan keuangan mengenai perhitungan hasil usaha KPRI ÃâPelita JatiÃâ Pitu Ãâ Ngawi, sesuai dengan Standart Akuntansi Keuangan untuk koperasi, maka yang harus dilakukan adalah memisahkan antara beban usaha dan beban perkoperasian. Sedangkan mengenai Laporan promosi ekonomi anggota, koperasi tidak membuat. Dikarenakan pada KPRI ÃâPelita JatiÃâ Pitu Ãâ Ngawi hanya melakukan kegiatan simpan pinjam saja.
Ringkasan Alternatif
Evaluation wisdom of accountancy toward PSAK Number 27 to contradict system of cooperation ( Study legal in KPRI ÃâPelita JatiÃâ of Ngawi in the year 2006-2007).
With expand system of cooperation very need to following with management that can carry as toward trade activity, included in accountancy system must assessment to give information of finance statement natural that to fit with finance accountancy declaration be valid.
Remember as important Finance Accountancy declaration in corporation trade system of cooperation that used as orientation to pile up finance statement natural that can used as devective answer statement and as information media to all sorts of side that be concerned as management, builder, tax instance and creditor side and also used basis to evaluate autonomy system of cooperation and reputation system of cooperation in view general.
Target of reached in this is Ãâto know in a clear touch comparison treatment accountancy system of cooperation in KPRI ÃâPelita JatiÃâ of Ngawi with system of cooperation accountancy that to fit with Finance Accountancy Standart Declaration.
Result of basic research in a all can knotted is set of problems that is touch observation finance statement KPRI ÃâPelita JatiÃâ of Ngawi is grouping load in calculation trade result of statement KPRI and also not yet to make cash flow statement, and note at finance statement.
Furthermore to analayze the problem that happen so finance statement touch the calculation trade result of statement KPRI ÃâPelita JatiÃâ of Ngawi to fit with Finance Accountancy Standart to system of cooperation, so that must be behaviored is se aside between trade load and system of cooperation load. While touch pr. Because in the KPRI ÃâPelita JatiÃâ of Pitu Ãâ Ngawi only carry out activity keep loan also.