Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Evaluasi Mutu Pekerjaan Timbunan Tanah dan Struktur Perkerasan Kaku Pada Proyek Tol Trans Sumatera STA 29+700 S.D. STA 32+400
Muhammad Farhan Mufid (2019) | Tugas Akhir | Teknik Sipil
Bagikan
Ringkasan
Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi yang memiliki posisi strategis dalam hal perlintasan antara Pulau Jawa dan Sumatera. Salah satu cara untuk meningkatkan potensi Provinsi Lampung adalah Proyek Jalan Tol Trans Sumatera Paket 1 yang dilaksanakan oleh pemerintah. Tujuan dari tugas akhir ini adalah melakukan evaluasi metoda pelaksanaan dan pengendalian mutu dari tanah dasar, tanah timbunan, dan perkerasan kaku di STA 29+700 âÃâ¬Ãâ 32+400, dimana daeraah tersebut merupakan daerah rawa merupakan daerah yang memerlukan penanganan khusus agar kualitas dari pekerjaan tetap sesuai dengan spesifikasi. Evaluasi dilakukan berdasarkan pedoman proyek tersebut yaitu Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang dikeluarkan oleh PT. PP (Persero), tbk serta pedoman lain berupa SNI dan Surat Edaran Menteri Pekerjaan Umum dengan cara membandingkan metode pelaksanaan yang dilakukan dilapangan dengan KAK. Begitu pula dengan evaluasi terhadap pengendalian mutu yaitu hasil pengujian dibandingkan dengan spesifikasi. Dalam proyek ini terdapat beberapa pekerjaan dimulai dari pekerjaan persiapan lahan, pekerjaan galian dan timbunan, pekerjaan lapis agregat Base A, pekerjaan lean concrete, dan pekerjaan pelat beton dan pengendalian mutu yang dilakukan berdasarkan hasil dari pengujian DCP, CBR (mechanical jack), sand cone test, slump test, dan kuat tekan beton. Berdasarkan hasil evaluasi metode pelaksanaan yang telah dilakukan, terdapat 11 dari 19 pekerjaan tidak sesuai dengan KAK yang digunakan dalam proyek ini. Untuk pengendalian mutu berdasarkan data dari pengujian DCP didapatkan nilai CBR tanah dasar berkisar antara 1,5% sampai dengan 5,8%. Setelah lapisan tanah dasar diganti oleh material rock fill didapatkan nilai CBR berkisar 25% sampai dengan 28,6% dengan nilai minimum 15%. Selanjutnya untuk lapisan tanah timbunan nilai kepadatan terendah sebesar 95,7% dan kepadatan tertinggi sebesar 97,3%. Untuk lapisan agregat base A nilai kepadatan berkisar 101,4% sampai dengan 102,7%. Untuk pekerjaan lean concrete nilai kuat tekan berkisar dari 8,08 MPa sampai dengan 8,66 MPa. Akhirnya untuk pengujian kuat tekan pekerjaan pelat beton nilai kuat tekan berkisar antara 38,08% sampai dengan 39,44%.
Ringkasan Alternatif
Lampung Province is one of the provinces that has a strategic position in terms of crossing between Java and Sumatra. One way to increase the potential of Lampung Province is the Trans Sumatra Toll Road Package 1 Project implemented by the government. The purpose of this final project is to evaluate the implementation method and quality control of subgrade, embankment, and rigid pavement in STA 29 + 700 to STA 32 + 400, where the area is a swamp area is an area that requires special handling so that the quality of permanent work according to specifications. Evaluation was carried out based on the project guidelines, namely the Terms of Reference (KAK) issued by PT. PP (Persero), tbk and other guidelines in the form of SNI and Circular of the Minister of Public Works by comparing the method of implementation carried out in the field with KAK. Similarly, the evaluation of quality control is the test results compared to the specifications. In this project there are several jobs starting from land preparation work, excavation work and embankment, Base A aggregate layer work, lean concrete work, and concrete slab work and quality control carried out based on the results of DCP testing, CBR (mechanical jack), sand cone test, slump test, and concrete compressive strength. Based on the results of the evaluation of the implementation methods that have been carried out, 11 out of 19 jobs were not in accordance with the KAK used in this project. For quality control based on data from the DCP test, the CBR subgrade values obtained ranged from 1.5% to 5.8%. After the subgrade layer has been replaced by rock fill material, the CBR value ranges from 25% to 28.6% with a minimum value of 15%. Furthermore, the lowest density landfill layer is 95.7% and the highest density is 97.3%. For base A aggregate layer density values ranged from 101.4% to 102.7%. For lean concrete work the compressive strength ranges from 8.08 MPa to 8.66 MPa. Finally, to test the compressive strength of the concrete plate the compressive strength values ranged from 38.08% to 39.44%.