Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Evaluasi Potensi Financial Distress Menggunakan Model Altman (Z-Score) Pada Perusahaan Farmasi Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014-2018
Muhammad Gilang Mahardhika (2022) | Tugas Akhir | Akuntansi
Bagikan
Ringkasan
Penelitian ini di latar belakangi oleh semakin meningkatnya persaingan perusahaan termasuk di dalam industri farmasi. Dengan melihat ketidak pastian kinerja perusahaan, ada baiknya perusahaan melihat potensi hal terburuk yang akan terjadi pada perusahaan yang dapat mengakibatkan terjadinya kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi Perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia mengalami financial distress berdasarkan Metode Altman (Z-Score) pada periode tahun 2014-2018. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini Perusahaan Farmasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2014-2018, sampel penelitian sebanyak 9 perusahaan farmasi dengan menggunakan metode purposive sampling atau metode pengambilan sampel yang sesuai dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan, sebagian besar perusahaan farmasi berada dalam kondisi grey area. Terdapat dua perusahaan yang mengalami kondisi financial distress, dan dua perusahaan dalam periode penelitian selama lima tahun berturut - turut berada dalam kondisi safe zones.
Ringkasan Alternatif
Background of this research was the increasing competition in company including pharmaceutical industry. By observed uncertainty performance of company, they could see the worst potential that will be happened and turned into the bankruptcy. The purpose of this research was to evaluate potential in pharmaceutical industry which was listed on the Indonesia Stock Exchange had financial distress by Altman Method (Z-Score) during the period 2014-2018. The method of this research used descriptive analysis with quantitative approach. The population of this research was pharmaceutical industry that listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2014-2018, the samples of this research was 9 pharmaceutical industry used purposive sampling methods or sampling method that corresponded to the criteria. Result of this research showed most of the pharmaceutical industry were in gray area condition. There were 2 companies that had financial distress and 2 companies in period research for 5 consecutive years were in safe zone condition.
Sumber