Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
HUBUNGAN KEKERASAN PSIKOLOGIS PADA ANAK USIA SEKOLAH DENGAN KUALITAS HIDUP DI SDN BOTOLINGGO 01 BONDOWOSO
Rico Yulianto (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Kekerasan psikologis adalah suatu tindakan atau perilaku yang menyampaikan kesan bahwa anak tidak berharga, tidak dicintai, tidak diinginkan yang dilakukan oleh orang tua, perilaku tersebut akan memberi dampak terhadap anak yaitu menjadi antisosial, depresi, serta mengalami gangguan kesehatan dan hal tersebut akan mempengaruhi kualitas hidup anak yaitu persepsi anak terhadap kehidupannya yang mencangkup keadaan secara fisik, emosional, sosial dan sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kekerasan psikologis pada anak usia sekolah dengan kualitas hidup. Desain penelitian ini menggunakan study correlational. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas 2, 3, 4 dan 5 di SDN Botolinggo 01 Bondowoso dengan sampel sejumlah 84 responden yang didapat dengan cara proportional simple random sampling. Instrumen yang digunakan ialah kuesioner dengan skala linkert dan pediatric quality of life inventory. Uji statistik yang digunakan adalah spearman rank. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan negatif yang kuat antara kekerasan psikologis pada anak usia sekolah dengan kualitas hidup di SDN Botolinggo 01 Bondowoso (p = 0,000, r = -0,808). Kekerasan psikologis terutama emotional abused seperti orang tua tidak pernah memeluk atau mencium anak akan berpengaruh buruk terhadap perkembangan anak dan menyebabkan penurunan terhadap kualitas hidup anak terutama pada fungsi emosionalnya. Rekomendasi untuk penelitian ini diharapkan setiap orang tua melakukan gerakan kembali memeluk anak, karena pelukan merupakan ungkapan rasa cinta secara non-verbal yang akan membuat anak nyaman karena dirinya merasa disayangi atau dicintai oleh orang tuanya dan hal tersebut berdampak positif terhadap perkembangan anak, sehingga anak dapat memiliki kualitas hidup yang baik.
Ringkasan Alternatif
Psychological abuse refers to an action or behavior which extends the sense that children are less-regarded, not wanted, not loved conducted by parents. Such behavior may pose impact to children in the form of being an antisocial person, depression, health disorder. It also affects the childrenÃâs quality of life concerning their perception over their life including physical, emotional, social, as well as educational matters. The objective of this research is to find out the correlation between psychological abuse to school-age children and the quality of life. This research employs correlational design. The population of this research is the entire students of second, third, fourth, and fifth grade at Botolinggo 01 Elementary School Bondowoso. As many as 84 individuals are taken as the sample of this research by using proportional random sampling technique. The instrument used in this research is questionnaire of likert scale and pediatric quality of life inventory. The statistical testing used in this research is spearman rank. The results of this research reveal that there is a negative correlation, with strong power between psychological abuse to School-age children and the quality of life at Botolinggo 01 Elementary School (p = 0,000, r = -0,808). The psychological abuse, mainly emotional ones like the absence of hugs and kisses from parents may affect badly on childrenÃâs development and may lower the childrenÃâs quality of life, particularly concerning their emotional function. This research recommends that parents initiate hugging their children since hugs are the non-verbal expression of love that will comfort the children. They will feel loved, and needed by their parents, thus releasing positive impact on their development. This may help them possess better quality of life, respectively.