Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
HUBUNGAN PERSEPSI PEMBATASAN JAM KUNJUNG DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG RAWAT INAP RSU Dr. H. KOESNADI BONDOWOSO
Robby Hakim (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Kepuasan merupakan perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara persepsi terhadap kinerja produk harapannya. Kebijakan mengenai pembatasan jam kunjung merupakan suatu kebijakan rumah sakit yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit terhadap para pengguna jasa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara persepsi pembatasan jam kunjung dengan tingkat kepuasan pasien. Desain penelitian ini menggunakan corelational dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat inap RSU Dr. H. Koesnadi berjumlah 757 Pasien, dengan besar sampel 76 Responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,1% mengatakan persepsi baik terhadap pembatasan jam kunjung dan 40,8% mengatakan sangat puas dengan pembatasan jam kunjung. Hasil uji statistik Spearmen Rho menyatakan bahwa terdapat hubungan antara persepsi pembatasan jam kunjung dengan tingkat kepuasan Pasien Rawat Inap (p value = 0,000, r = 0,243). Penelitian ini direkomendasikan kepada rumah sakit yang belum menerapkan kebijakan pembatasan jam kunjung untuk mengaplikasikan kebijakan tersebut dalam meningkatkan kepuasan pasien rawat inap di rumah sakit.
Ringkasan Alternatif
Satisfaction is feeling happy or disappointed someone who emerged after comparing the perceptions of product performance expectations. Policies concerning restrictions on visiting hours is a hospital policy that aims to improve hospital services to the users of services. The purpose of this study to determine the relationship between perception restriction visiting hours with the level of patient satisfaction. The study design was used correlation with cross sectional approach. The population in this study were inpatients dr. H. Koesnadi totaling 757 patients, with a simple size of 76 respondents taken by purposive sampling technique. Collecting data using questionnaires with Likert scale. The results showed that 67.1% said good perception of restrictions on visiting hours and 40.8% said it was satisfied with the restrictions on visiting hours. Results of Spearman Rho stated that there is a relationship between the perception restriction visiting hours with Inpatient satisfaction levels (p value = 0.000, r = 0,243). This study was recommended to hospitals that have not applied restriction on visiting hours policy to apply those policies in improving patient satisfaction in hospitals.
Sumber