Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
HUBUNGAN PERSEPSI TENTANG HAK-HAK REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA DI SMK 1 PANCASILA AMBULU JEMBER
YENI LESTARI (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Introduce: Remaja merupakan tahapan kehidupan yang dilalui oleh setiap manusia dalam proses perkembangan sejak lahir sampai pada masa peralihandari masa kanak-kanak menuju masa dewasa.Perkembangan emosi pada masa remaja ditandai dengan sifat emosional yang meledak-ledak dan sulit untuk dikendalikan, pada tipe iniremaja mudah terpengaruh menyebabkan remaja sering salah mengartikan dan memandang tentang hak-hak reproduksi sehingga terjerumus pada perilaku seksual pranikah.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi hubungan persepsi tentang hak-hak reproduksi dengan perilaku seksual pranikah pada remaja SMK 1 Pancasila Ambulu.
Method: Desain penelitian ini menggunakan korelasional dengan pendekatan cross sectional,Adapun populasi penelitian ini adalah siswa dan siswi SMK I Pancasila Ambulu dengan sampel 138 responden dengan tehnik pengambilan sampel menggunakan probability sampling dengan simple random sampling. Data yang digunakan adalah menggunakan uji Spearman Rho (ρ ≤ α = 0,05).
Result: Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi tentang hak-hak reproduksi dengan tepat sejumlah 132 responden (95,7%) dan persepsi kurang tepat sejumlah 6 responden (4,3%), selanjutnya untuk perilaku seksual pranikah didapatkan data 92,8% dengan responden 128 cenderung tidak melakukan perilaku seksual pranikah dan untuk 10 responden (7,2%) cenderung melakukan perilaku seksual pranikah. Dari analisis uji Spearman Rho didapatkan hasil ρ value 0,000. Kesimpulan penelitian ini bahwa ada hubungan persepsi tentang hak-hak reproduksi dengan perilaku seksual pranikah.
Discuss: Rekomendasi penelitian ditujukan pada guru dan keluarga lebih memberikan informasi-informasi penting kepada remaja mengenai kesehatan reproduksi terutama tentang hak-hak reproduksi yang nantinya dapat menjadikan remaja yang sehat dan terhindar dari perilaku negatif serta penyakit-penyakit menular seksual.
Ringkasan Alternatif
Introduction: Adolescence is a stage of life that every human passes in the process of development from birth through the transition from childhood to adulthood. Emotional development in adolescence is characterized by rapidly fluctuating emotions which are difficult to control, at this point impressionable adolescents make themselves often misrepresent reproductive rights so they are mired in premarital sexual behavior. The purpose of this study is to identify the relationship between the perception of reproductive rights and premarital sexual behavior in adolescents of SMK 1 Pancasila Ambulu.
Method: The design of this study used correlational with cross sectional approach. The subjects in this study were students of SMK 1 Pancasila Ambulu with 138 respondents as the samples using probability sampling and simple random sampling as the sampling selection technique. The data was obtained using Spearman Rho test (ρ ≤ α = 0.05).
Result: the results of this study showed that there were 132 respondents (95.7%) with the correct perception of reproductive rights and 6 respondents (4.3%) with incorrect perception. Furthermore, for premarital sexual behavior, 92.8% data was obtained with 128 respondents who did not do premarital sexual behavior and 10 respondents (7.2%) tended to do premarital sexual behavior. According to the analysis of Spearman Rho test, the ρ value obtained was 0.000. As a conclusion, there was relationship between perception of reproductive rights and premarital sexual behavior.
Discussion: the research suggestion was dedicated to teachers and families to provide important information to their adolescents about reproductive health, especially on reproductive rights that later will be able to make adolescents healthy and be spared of negative behavior and sexually transmitted diseases.