Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
HUBUNGAN STATUS NUTRISI DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS AMBULU KABUPATEN JEMBER, 2016
Paullina Susan (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Status Nutrisi merupakan keadaan keseimbangan antara asupan (intake) dan kebutuhan (requirement) zat gizi. Berbagai penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa masalah gizi pada lansia sebagian besar merupakan masalah gizi berlebih yang dapat memicu timbulnya berbagai penyakit degeneratif seperti penyakit hipertensi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan status nutrisi dengan kejadian hipertensi pada lansia. Jenis penelitian ini menggunakan observasi dengan pendekatancross sectional.Populasi penelitian ini adlah seluruh pasien lansia wilayah kerja Puskesmas Ambulu Kabupaten Jember sebanyak 60 orang dengan menggunakan tehnik pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil analisa menunjukkan bahwa responden dengan gizi lebih 51,67%dan responden mengalami hipertensi stage II 51,67%. Hasil uji statistik menggunakan Rank Spearman dengan ɑ=0,05 didapatkan nilai p value 0,033, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara status nutrisi dengan kejadian hipertensi pada lansia. Kekuatan korelasi dapat dilihat melalui nilai r yaitu 0,275 yang berarti kekuatan hubungan antar variabel lemah. Berdasarkan ini direkomendasikan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan serta fasilitas kesehatan para lansia.
Ringkasan Alternatif
Nutritional status is balance condition between intake and requirement nutritional substance. Various studies conducted by experts show that the problem of malnutrition in the elderly is largely a problem of excess nutrient status which lead to many degenerative diseases such as hypertension disease. The purpose of this study was to determine the nutritional status of the correlational with the incidence of hypertension in the elderly Ambulu health center working area Kabupaten Jember of 2016. Type of observational research uses cross-sectional approach. The population of this study were all elderly patients enrolled in Ambulu health center working area Kabupaten Jember of 60 people by using a thechnique by meanspurposive sampling. The collection of data using observational sheet. The analysis result of data shows that respondents with high nutritional 51,67% and respondents have hypertension stage II 51,67%. The result of statistical using Rank Spearmen test ɑ=0,05 which the value of p 0,033, so it can be conclude that there is a significant relationship between nutritional status with hypertension events on elderly. The power of a correlation can be seen through that value of r is 0,033 which means the power of the relations between variables are low. This research is recommended to health workers to improve the quality and quantity of services as well as medical facilities to elderly.