Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
IMPLEMENTASI ALGORITMA GENETIK
PADA SISTEM NAVIGASI ROBOT
SUHENDRA HAZA B (2006) | Skripsi | Teknik Informatika , Teknik Informatika
Bagikan
Ringkasan
Pada tugas akhir ini telah dilakukan proses perancangan dan implementasi
simulasi sistem navigasi robot bergerak, dimana pada proses simulasi ini robot
akan bergerak dari titik awal sampai titik tujuan tanpa menabrak penghalang yang
ada.
Simulasi sistem navigasi robot bergerak merupakan suatu aplikasi yang
akan menampilkan proses berjalannya robot dari titik awal sampai titik tujuan.
Pada proses navigasi ini penulis menggunakan algoritma genetik, dimana pada
tahapan algoritma genetik ini terdapat dua algoritma yaitu algoritma offline dan
algoritma online. Pada proses offline robot akan bergerak pada suatu peta dimana
diasumsikan bahwa peta yang akan dilalui robot sudah sangat diketahui dan
bersifat stasioner (tetap dan tidak berubah-ubah). Proses online berfungsi untuk
melakukan penginderaan pada lingkungan untuk mengetahui penghalangpenghalang
apa saja yang ada pada saat robot menjalani rutenya.
Proses simulasi pada tugas akhir ini dilakukan pada bidang yang terbatas
yaitu peta dua dimensi, diasumsikan pula bahwa robot bergerak memiliki
semacam sensor ultrasonik (atau disebut robot Denning) untuk mengindentifikasi
penghalang yang mungkin ada disekitarnya. Dengan adanya sensor ini maka dapat
dikatakan bahwa robot hanya dapat mengetahui informasi parsial mengenai
penghalang yang ada di lingkungan bukan keseluruhan penghalang yang mungkin
ada. Robot hanya akan menginderakan penghalang yang ada pada jarak tertentu
dari dirinya.
Kata kunci: simulasi, sistem navigasi robot bergerak, algoritma genetik.
Ringkasan Alternatif
Pada tugas akhir ini telah dilakukan proses perancangan dan implementasi
simulasi sistem navigasi robot bergerak, dimana pada proses simulasi ini robot
akan bergerak dari titik awal sampai titik tujuan tanpa menabrak penghalang yang
ada.
Simulasi sistem navigasi robot bergerak merupakan suatu aplikasi yang
akan menampilkan proses berjalannya robot dari titik awal sampai titik tujuan.
Pada proses navigasi ini penulis menggunakan algoritma genetik, dimana pada
tahapan algoritma genetik ini terdapat dua algoritma yaitu algoritma offline dan
algoritma online. Pada proses offline robot akan bergerak pada suatu peta dimana
diasumsikan bahwa peta yang akan dilalui robot sudah sangat diketahui dan
bersifat stasioner (tetap dan tidak berubah-ubah). Proses online berfungsi untuk
melakukan penginderaan pada lingkungan untuk mengetahui penghalangpenghalang
apa saja yang ada pada saat robot menjalani rutenya.
Proses simulasi pada tugas akhir ini dilakukan pada bidang yang terbatas
yaitu peta dua dimensi, diasumsikan pula bahwa robot bergerak memiliki
semacam sensor ultrasonik (atau disebut robot Denning) untuk mengindentifikasi
penghalang yang mungkin ada disekitarnya. Dengan adanya sensor ini maka dapat
dikatakan bahwa robot hanya dapat mengetahui informasi parsial mengenai
penghalang yang ada di lingkungan bukan keseluruhan penghalang yang mungkin
ada. Robot hanya akan menginderakan penghalang yang ada pada jarak tertentu
dari dirinya.
Kata kunci: simulasi, sistem navigasi robot bergerak, algoritma genetik.