Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
IMPLEMENTASI SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DALAM PENENTUAN PENERIMA BEASISWA SISWA TIDAK MAMPU PADA MTs. AL-UTSMANI
Riski Rahmad Tullah (2016) | Skripsi | -
Bagikan
Ringkasan
Madrasah Tsanawiyah Al-utsmani merupakan salah satu lembaga pendidikan menengah pertama yang berupaya untuk membuka dan membantu akses masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Dengan bertambahnya jumlah peserta didik diikuti oleh jumlah siswa yang kurang mampu dalam perekonomiannya. Pemberian beasiswa dilakukan untuk membantu siswa yang kurang mampu dan masih menempuh pendidikan di Mts. Al-Utsmani agar dapat menyelesaikan pendidikan. Banyaknya siswa berdampak pada lamanya proses penentuan dan akurasi penerima beasiswa siswa tidak mampu. Oleh karena itu, diangap perlu adanya suatu sistem pendukung keputusan dalam proses penentuan penerima beasiswa siswa tidak mampu. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dipilih dan digunakan dalam proses penentuan penerima beasiswa. Metode ini dipilih karena mampu menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif. Sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas pemilihan penerima beasiswa serta memberikan tingkat akurasi yang lebih baik dan memerlukan waktu yang lebih sedikit.
Ringkasan Alternatif
MTs Al-Utsmani is one of the first secondary educational institution that seeks to open and help people's access to education. With the increasing number of students, followed by the number of students who are less capable in the economy. Scholarships done to help students who are less capable and still studying in Mts. Al-Utsmani order to complete his education. The number of students have an impact on the length and accuracy of the process of determining the grantee students can not afford. Therefore, considered necessary for a decision support system in the process of determining the grantee students can not afford. Simple Additive weighting method (SAW) is selected and used in the process of determining the recipients. This method was chosen because it is able to select the best alternative from a number of alternatives. So as to help improve the quality of the selection of scholarship recipients and to provide better accuracy and require less time.