Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Integrasi Mikrokontroler ATMEGA328P dengan Pemancar Radio FM untuk Komunikasi Suara di Daerah Terisolir
Auliya Faza Rahman (2021) | Tugas Akhir | Teknik Elektro
Bagikan
Ringkasan
Banyak daerah terisolir di Indonesia yang tidak didukung dengan pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang baik. Padahal kebanyakan daerah terisolir merupakan tempat rawan bencana yang memiliki risiko tinggi. Banyak bencana seperti banjir, suhu tinggi yang ekstrim, badai angin, gempa bumi dll yang dapat dihindari dengan adanya cakupan sistem telekomunikasi. Dengan koneksi telekomunikasi yang baik, hal ini dipercaya dapat menurunkan risiko di kejadian bencana. Seperti menyediakan komunikasi dua arah antara tim sar dan pemerintah di kantor pusat untuk dapat memantau kondisi dan menyediakan konsultasi kepada tim medis. Maupun menjadi sistem pemantau kondisi yang ada pada di daerah terisolir tersebut sehari hari. Maka perlu adanya sistem komunikasi yang praktis dengan menghubungkan antara jaringan seluler yang ada, dengan jaringan radio untuk mencakup daerah terisolir tersebut. Pada karya karya terdahulu belum ada konsep sistem komunikasi yang menghubungkan antara seluler dan radio, kebanyakannya adalah melakukan pendirian menara darurat untuk transceiver radio komunikasi. Pada karya ini diintegrasikan sebuah teknologi untuk menjadi solusi link daerah tercakup sinyal operator dengan S/N optimal sebesar -29.283 dBW. Maka sistem komunikasi ini bekerja untuk daerah terisolir sinyal operator dengan spesifikasi teknis yang mendukung dan harga yang terjangkau. Ditambah dengan fitur automasi switching dari alat tersebut dapat memudahkan pengguna untuk berkomunikasi dua arah dengan pengguna lain pada daerah terisolir.
Ringkasan Alternatif
Many isolated areas in Indonesia are not supported by good telecommunication infrastructure development. In fact, most isolated areas are disaster-prone areas with high risk. Many disasters such as floods, extreme high temperatures, wind storms, earthquakes etc. can be avoided by the coverage of the telecommunications system. With a good telecommunication connection, it is believed that it can reduce the risk in the event of a disaster. Such as providing two-way communication between the sar team and the government at headquarters to be able to monitor conditions and provide consultation to the medical team. As well as a system to monitor conditions in isolated areas on a daily basis. So there is a need for a practical communication system by connecting the existing cellular networks with radio networks to cover these isolated areas. In previous works, there was no concept of a communication system that connects cellular and radio, mostly in the construction of emergency towers for radio communication transceivers. In this paper, a technology is integrated to become a solution for the link area covered by operator signals with an optimal S / N of -29,283 dBW. So this communication system works for isolated areas of operator signals with supporting technical specifications and affordable prices. Coupled with the switching automation feature of this tool, it can make it easier for users to communicate in two directions with other users in isolated areas.