Logo Eventkampus
Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Inventarisasi Aset Lahan Menggunakan Analisis Geographic Information System di PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno Hatta
Yasinta Kartikasari (2020) | Skripsi | Manajemen
Bagikan
Ringkasan
PT Angkasa Pura II (Persero) Kantor Cabang Utama Bandara Soekarno Hatta adalah salah satu badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa kebandarudaraan. Bandara Soekarno Hatta (Jakarta) sebagai bandara terbesar memiliki luas aset lahan sebesar 1.829,491 hektar yang terdiri dari bandara utama dan lahan di luar bandara utama. Masalah pengelolaan aset yang ditemukan adalah kegiatan inventarisasi yang belum berjalan dengan baik, yaitu labeling aset lahan yang sebagian rusak ringan, aset lahan belum terinventarisasi dengan baik, belum ada penggunaan teknologi informasi untuk inventarisasi aset lahan dan penggunaan lahan saat ini belum ada (idle). Kegiatan inventarisasi mempengaruhi pengamanan aset lahan sehingga penggunaan analisis Geographic Information System (GIS) sebagai alat teknologi informasi untuk inventarisasi aset lahan perlu dilakukan karena GIS dapat membantu pemetaan objek secara akurat dan tepat. Tujuan dari penelitian ini adalah menggunakan Geographic Information System (GIS) pada inventarisasi aset lahan di PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Soekarno Hatta. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi untuk memperoleh data primer serta studi dokumentasi untuk memperoleh data sekunder. Inventarisasi aset lahan menggunakan analisis Geographic Information System yang terdiri dari pengumpulan data aset lahan, pendataan aset lahan, analisis spasial dan pelaporan aset lahan. Hasil penelitian ini yaitu pemetaan serta menampilkan visualisasi area aset lahan menggunakan GIS. Penggunaan GIS membantu memberikan informasi spasial dan visualisasi aset lahan secara akurat. Kata kunci: Inventarisasi, Aset Lahan, Geographic Information System.
Ringkasan Alternatif
PT Angkasa Pura II (Persero) The Main Branch Office of Soekarno Hatta Airport is one of the state-owned business which focuses on airport services. Soekarno Hatta Airport (Jakarta) (is) the largest airport which has land assets of 1,829,491 hectares consisting of the main airport and land outside the main airport. Asset management problems found are inventory activities that have not gone well, namely labeling land assets that are partly slightly damaged, land assets have not been properly inventoried, there is no use of information technology for inventorying land assets and land use at this time does not exist (idle). Inventory activities affect the security of land assets so that the use of Geographic Information System (GIS) analysis as an information technology tool for inventorying land assets needs to be done because GIS can help map objects accurately and accurately. The purpose of this research is to use the Geographic Information System (GIS) on the inventory of land assets at PT Angkasa Pura II (Persero) Soekarno Hatta Airport. This research uses descriptive method with qualitative research type. Data collection uses interview and observation techniques to obtain primary data while study documentation to obtain secondary data. The inventory of land assets uses Geographic Information System analysis which consists of data collection of land assets, record of land assets, spatial analysis and report of land assets. The results of this study are mapping and displaying the visualization of land asset areas using GIS. The use of GIS helps to provide spatial information and accurate visualization of land assets. Keywords: Inventory, Land Asset, Geographic Information System.
Sumber