Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
Kajian Motif Bunga Mawar pada Kelom Geulis Sheny Tasikmalaya
Iqbal Yulanda (2013) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Motif bunga yang menjadi objek kajian dibuat dan dipakai sebagai hiasan pada kelom geulis belum pernah diidentifikasi dikarenakan para pengrajin tidak menyimpan data-data motif dan nama motif yang pernah dipakai, perusahaan kelom geulis membuat motif atas dasar contoh yang ada dan pernah dibuat secara turun temurun dalam bentuk patern / contoh motif yang sudah jadi pada kelom geulis. Pengrajin dan perusahaan lebih menitik beratkan pada penamaan kelom geulis itu dilihat dari teknik membuatnya. Motif bunga pada kelom geulis Tasikmalaya : Kembang campaka ligar / bunga cempaka mekar, Kembang anggrek / bunga anggrek, Bunga cengkeh dengan batangnya , Kembang samoja /bunga kemboja dengan batangnya , Kembang ros / bunga mawar , Kembang malati / bunga melati.Penggunaan motif bunga pada kelom geulis Tasikmalaya menjadi unsur terpenting dalam pembuatan kelom geulis, sehingga perkembangan bentuk-bentuk dari motif bunga pada kelom geulis sangat pesat. Begitu juga dengan motif bunga yang digunakan pada kelom geulis perusahaan pengrajin Sheny Tasikmalaya.Perusahaan tersebut memiliki rancangan motif bunga yang sangat banyak,khususnya motif bunga mawar. Kelom geulis bermotif bunga mawar produksi Sheny Tasikmalaya sangat diminati oleh masyarakat sehingga rancangan motif bunga mawar memiliki jumlah yang lebih besar dibandingkan dengan motif bunga lain. Komposisi motif bunga mawar pada kelom geulis Sheny Tasikmalaya yaitu pada tutup muka dan badan kelom geulis. Motif bunga mawar selalu dikembangkan rancangannya.Dalam kajian ini ditemukan pemecahan permasalahan dari hasil analisa kelom geulis Sheny Tasikmalaya. Dalam kajian ini objek yang dianalisa hanya lima objek motif bunga mawar kelom geulis dengan menggunakan analisis estetika Edmund Burke Feldman. Pemilihan lima objek bunga mawar pada kelom geulis Sheny Tasikmalaya dipilih berdasarkan tiga pertimbangan yaitu : yang pertama, dari segi teknik, pahat/cukil polos, bordir, pahat koas dan cukil airbrush.Yang ke dua, berdasarkan komposisi motif bunga mawar digambarkan,komposisi dibagian tengah, dibagian tutup muka, dibagian belakang, komposisi motif tampilan penuh dan komposisi tampilan motif setengah bentuk. Yang ketiga berdasarkan bentuk dari motif bunga mawar. Keseluruhan komponen tersebut dibahas menggunakan teori estetika Feldman berdasarkan dua tahapan analisa yaitu deskripsi dan formal .
Ringkasan Alternatif
The flower motif is being study object, it created and applied as ornamentation of kelom geulis. It has never been identified because the craftsmen never save the data and the names of flowers motif that had be used, the company of kelom geulis made the motif based on the hereditary samples in pattern from/already created sample of kelom geulis. The creation technique and named of kelom geulis were focused by company and craftsman. Kind of Tasikmalaya kelom geulis motives: kembang campaka ligar/ blooming cempaka flower,kembang anggrek/ orchid, clove flowers with the trunk, kembang samoja/ frangipani flower, kembang ros/ roses, kembang malati/ jasmine.Using the flowers motives at the kolom geulis Tasikmalaya has been the most important element on the field . So, models and the motives of kelom geulis increase rapidly. Likewise, flowers motives of kelom geulis from sheny Tasikmalaya Company. The company has a lot of kinds of flowers motives especially roses motif. The roseÃâs motif from sheny Tasikmalaya is the most desirable by the costumer. Hence, the design of roses has many kids motif design then the other motives. The composition of roses motif on Sheny kelom geulils is located on the top and the body of kelom geulis. RoseÃâs motif usually developed in design.In this research has found the problem solving from the analysis result of kelom geulis Sheny Tasikmalaya. In this research, there are five objects analysis of roses which used esthetic Feldman Edmund Burke analysis. The assessment of the five roseÃâs objects of kelom geulis Sheny Tasikmalaya had been chosen based on three considerations such as: the firs, from the technique, chisel, chisel shits and cukil airbrush. The second, based on motives composition of roses, middle section composition, on the face section of kelom, rear section, full view of motif composition and half form view. The last is based on the shape of roseÃâs motif.The general components were discussed using esthetical Feldman theory based on two steps analysis, there are descriptive and formal.