Perpustakaan judul masih dalam tahap pengembangan, admin siap menampung kritik dan saran
KAMPANYE PENGGUNAAN BRIKET BATUBARA
Sebagai Energi Alternatif Bahan Bakar
Cecep Supriatna (2006) | Skripsi | Desain Komunikasi Visual , Desain Komunikasi Visual
Bagikan
Ringkasan
Ketika subsidi bahan bakar minyak (BBM) dikurangi dan harga jual BBM naik, selain itu juga semakin menipisnya kandungan minyak bumi dan gas yang terdapat di dalam bumi, menjadi tuntutan global unuk mencari alternatif pengganti minyak bumi dan gas, agar terpenuhinya kebutuhan umat manusia dalam rangka menjalani hidupnya sehari-hari.
Akhir-akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk minyak tanah. Minyak tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun. Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan bakar dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat.
Mengingat minyak tanah merupakan bahan bakar yang banyak di gunakan oleh masyarakat, Oleh karena itu keberadaan briket batubara diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif dan efisien sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar yang persediannya semakin menipis, sedangkan persediaan briket batubara masih melimpah.
Ringkasan Alternatif
Ketika subsidi bahan bakar minyak (BBM) dikurangi dan harga jual BBM naik, selain itu juga semakin menipisnya kandungan minyak bumi dan gas yang terdapat di dalam bumi, menjadi tuntutan global unuk mencari alternatif pengganti minyak bumi dan gas, agar terpenuhinya kebutuhan umat manusia dalam rangka menjalani hidupnya sehari-hari.
Akhir-akhir ini harga bahan bakar minyak dunia meningkat pesat yang berdampak pada meningkatnya harga jual bahan bakar minyak termasuk minyak tanah. Minyak tanah di Indonesia yang selama ini di subsidi menjadi beban yang sangat berat bagi pemerintah Indonesia karena nilai subsidinya meningkat pesat menjadi lebih dari 49 trilun rupiah per tahun dengan penggunaan lebih kurang 10 juta kilo liter per tahun. Untuk mengurangi beban subsidi tersebut maka pemerintah berusaha mengurangi subsidi yang ada dialihkan menjadi subsidi langsung kepada masyarakat miskin. Namun untuk mengantisipasi kenaikan harga bahan bakar dalam hal ini Minyak Tanah diperlukan bahan bakar alternatif yang murah dan mudah didapat.
Mengingat minyak tanah merupakan bahan bakar yang banyak di gunakan oleh masyarakat, Oleh karena itu keberadaan briket batubara diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif dan efisien sebagai bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar yang persediannya semakin menipis, sedangkan persediaan briket batubara masih melimpah.